Turki deportasi dua warga Jerman karena memiliki hubungan dengan ISIS

Turki deportasi dua warga Jerman karena memiliki hubungan dengan ISIS

Presiden Turki Tayyip Erdogan di Ankara, Turki, Selasa (25/6/2019). Cem Oksuz/Presidential Press Office/Handout via REUTERS/nz/cfo

Ankara, Turki (ANTARA) - Turki telah mendeportasi dua warga negara Jerman yang memiliki hubungan dengan kelompok ISIS, demikian diumumkan beberapa pejabat Turki pada Rabu (11/12).

Satu pernyataan Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan proses ekstradisi itu dilanjutkan terhadap para petempur asing lain di Turki.

Masalah penanganan anggota ISIS dan keluarga mereka yang ditahan di Suriah --termasuk anggota asing kelompok teror tersebut-- telah menjadi kontroversial. Turki berargumentasi bahwa pelaku teror kelahiran luar negeri mesti dipulangkan ke negara asal mereka.

Ankara telah mengatakan beberapa negara Eropa menentang upayanya untuk mengirim anggota ISIS kembali ke negara asal mereka. Tapi, Turki tetap akan jalan terus dengan rencana pemulangan itu.

Turki sejauh ini telah mendeportasi 7.500 anggota ISIS, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pekan lalu.

Erdogan menambahkan saat ini ada 1.149 anggota ISIS di dalam penjara Turki.

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: Turki akan pulangkan 11 anggota ISIS ke Prancis

Baca juga: Turki sebut Jerman, Belanda setuju bawa pulang tahanan ISIS

Baca juga: Turki pulangkan petempur ISIS ke AS setelah ditolak Yunani
​​​​​​​

Ridwan Kamil lepas 7 calon ulama ke Turki

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar