Pemprov DKI berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan atasi banjir

Pemprov DKI berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan atasi banjir

Gubernur Anies Baswedan mengobrol dengan perwakilan organisasi masyarakat di Balairung Balaikota DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). ANTARA/Livia Kristianti/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan organisasi-organisasi kemanusiaan untuk mengatasi dan menanggulangi banjir melalui penandatangan nota kesepahaman di Balairung Balai Kota Jakarta, Jumat.

"Yang sedang kita kerjakan adalah barang baru. Sebelumnya hanya diumumkan kalau ada bencana lalu jalan sendiri- sendiri. Sekarang kira kerjakan sebagai kerjasama," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kerja sama itu akan berjalan selama 6 bulan terhitung dari penandatangan yang dilakukan oleh seluruh pihak yang terkait.

Tidak hanya menyiapkan penanggulangan bencana banjir namun juga dampak yang terjadi turut ditangani jika kejadian serupa terjadi lagi.

Anies mengatakan penanggulangan bencana ini disiapkan untuk menghadapi curah hujan ekstrem yang diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan Februari dan bulan Maret.

Baca juga: Korban banjir di Cipinang Melayu butuh alat kebersihan
Baca juga: Warga Cipinang Melayu diimbau mengecek kondisi rumah


Tugas pertama yang harus dikerjakan dari kerjasama itu adalah memberikan bantuan di 109 titik pengungsian yang masih ada dan terdata oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau bencana hujan penghuninya tidak stabil. Ketika airnya 50 centimeter warga belum pada pulang. Begitu air surut mereka pulang. Jadi angka itu bergerak," katanya.

Karena itu angka jumlah pengungsi fluktuaktif. "Jadi kita tentukan angka lokasi pengungsian nah di situ kita tentukan titik titik untuk memberikan bantuan," kata Anies.

Jumlah titik pengungsian itu sudah berkurang sebanyak 4 titik dari yang sebelumnya 113 titik menjadi 109 titik.

Sebanyak 21 organisasi kemanusiaan dan NGO (Non Goverment Organization) yang bergabung dalam kolaborasi penanggulangan bencana banjir adalah sebagai berikut:

1. BAZNAS BAZIS Prov DKI Jakarta
2. Rumah Zakat
3. Yayasan Wahana Visi Indonesia
4. Yayasan Kita Bisa
5. Palang Merah Indonesia
6. PT. Grab Teknologi Indonesia
7. PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek)
8. PT. Virtual Online Exchange
9. Yayasan Jakarta Amanah Mulia
10. Mandiri Amal Insani Foundation
11. Lembaga Amil Zakat Al-Azhar
12. Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat
13. Yayasan Dompet Dhuafa
14. Yayasan PKPU Human Initiative
15. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia
16. HIPMI DKI Jakarta
17. DPD IWAPI DKI Jakarta
18. Yayasan Turun Tangan
19. Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah
20. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
21. Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT)
Baca juga: Kunjungi rusun, Panglima TNI minta perahu karet dan tambang disiapkan
Baca juga: Banjir surut, ganjil-genap efektif lagi

Kendaraan roda empat bertumpuk terseret banjir

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar