Relawan NU jalan kaki, salurkan logistik ke lokasi terisolir bencana

Relawan NU jalan kaki, salurkan logistik ke lokasi terisolir bencana

Pekerja menggunakan alat berat memindahkan material lumpur sisa longsor dari jalan di Kampung Cinyiru, Lebak, Banten, Kamis (9/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/af.

Kami menjamin warga yang terisolasi di Kampung Cigobang sekitar 300 kepala keluarga relatif aman dan terpenuhi kebutuhan makan
Lebak (ANTARA) - Relawan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lebak berjalan kaki untuk menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah pemukiman di Kecamatan Lebak Gedong yang masih terisolasi akibat jembatan putus dan penuh lumpur serta rawan longsor.

"Kami berjalan kaki sekitar dua jam ke lokasi terisolasi itu sepanjang kurang lebih enam kilometer," kata Maksum, seorang relawan NU Kabupaten Lebak, Rabu.

Lokasi terisolasi itu hingga kini belum bisa dilintasi angkutan roda dua dan empat akibat jembatan putus, lumpur, dan rawan longsor, terlebih curah hujan cenderung meningkat.

Penyaluran bantuan logistik itu difokuskan ke sejumlah lokasi terisolasi, di antaranya Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Muhara dan Gunung Julang, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong.

Saat ini, masyarakat yang berada di lokasi terisolasi akibat banjir bandang dan longsor terpenuhi kebutuhan makan sehari-hari, bahkan di antaranya sudah terlayani pos kesehatan.

Baca juga: ACT kirim bantuan ke wilayah terisolir di Lebak dan Bogor

Penyaluran logistik ke lokasi terisolasi itu, selain oleh petugas dan relawan yang harus berjalan kaki, juga oleh kepolisian dengan menggunakan helikopter.

"Kami menjamin warga yang terisolasi di Kampung Cigobang sekitar 300 kepala keluarga relatif aman dan terpenuhi kebutuhan makan," katanya.

Seorang relawan dari Jakarta, Guntur, mengatakan dirinya berjalan kaki ke Gunung Julang sekitar dua jam dari Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong untuk mengangkut logistik, berupa beras, mi instan, air kemasan, makanan camilan, selimut, dan pakaian.

Medan yang ditempuh dengan mereka dengan jalan kaki untuk menembus lokasi terisolasi itu, melintasi jalan setapak dan tebing perbukitan kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Kami merasa lega setelah tiba di perkampungan lokasi terisolasi itu dan memberikan bantuan logistik," ujarnya.

Baca juga: Korban banjir bandang Lebak gotong royong bangun jembatan darurat
Baca juga: Menteri PPPA apresiasi penanganan bencana banjir di Lebak
Baca juga: TNI AD gunakan helikopter distribusikan logistik di Lebak


 

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov Babel kirim relawan dan bantuan ke Lebak

Komentar