Menhan ajak bangun pertahanan semesta

Menhan ajak bangun pertahanan semesta

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menko Polhukam Mahfud MD (kiri), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (ketiga kiri), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (ketiga kanan) dan Dirut PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro (kanan) meninjau pameran alutsista di sela-sela Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Rapim Kemhan, TNI dan Polri Tahun 2020 mengusung tema "Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI". ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Hal ini dilakukan secara semesta, terpadu, terarah dan berlanjut untuk kelangsungan hidup NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengajak seluruh pihak membangun pertahanan semesta secara kuat untuk menghadapi tantangan dan ancaman di masa yang akan datang.

"Tema Rapim TNI Kementerian Pertahanan kali ini adalah 'Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI'," kata Prabowo, dalam sambutannya pada Rapim Kemenhan, di Jakarta, Kamis.

Melalui tema tersebut, kata dia, Kemenhan mengajak seluruh pihak untuk turut serta membangun sistem pertahanan yang kuat dengan memanfaatkan sumber daya nasional.

Sumber daya nasional yang dimaksudkan adalah sumber daya alam dan buatan yang terangkum dalam satu sistem kesemestaan.

Baca juga: Menhan harap regulasi pengelolaan potensi sumber daya pertahanan

"Hal ini dilakukan secara semesta, terpadu, terarah dan berlanjut untuk kelangsungan hidup NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tuturnya.

Untuk itulah, Prabowo mengingatkan seluruh komponen bangsa harus bersatu untuk tetap menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia guna menghadapi berbagai ancaman dan tantangan di masa depan.

Pada kesempatan itu, Menhan juga melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo terkait pelaksanaan Rapim Kemenhan 2020 yang diikuti 534 peserta, baik dari TNI, Polri, dan unsur Kemenhan lainnya.

"Kehadiran Bapak Presiden sebagai panglima tertinggi TNI sungguh membangkitkan semangat moril dan kepercayaan diri seluruh komunitas pertahanan Indonesia, dan pasti juga Kepolisian Negara Indonesia," ujarnya.

Pada Rapim itu, Presiden Jokowi hadir untuk memberikan pengarahan pada rapat pimpinan Kemenhan, TNI dan Polri di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika Kemenhan Jakarta.

Baca juga: Menhan: Kedaulatan Indonesia di Natuna harga mati

Rapim Kemhan yang mengambil tema "Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI" itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 22-23 Januari 2020.

Pada hari pertama (Rabu, 22/1), dilaksanakan paparan dan pembahasan terhadap capaian-capaian dari setiap satker unit organisasi Kemenhan dan kegiatan yang bersifat internal, dibuka oleh Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono.

Sementara hari kedua, Kamis ini, rapim dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI, Kapolri, dan jajaran menteri.

Berbeda dengan rapim-rapim tahun sebelumnya, pada rapim kali ini digelar pula pameran produk-produk alutsista hasil produksi industri dalam negeri, baik BUMN maupun swasta.

Baca juga: Menhan sampaikan gagasan bentuk SDM pertahanan kuat

Baca juga: Prabowo janji cari kebocoran di pengadaan alutsista

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar