Tujuh pesan Panglima TNI jelang pilkada dan PON 2020

Tujuh pesan Panglima TNI jelang pilkada dan PON 2020

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat konferensi pers seusai Rapat Pimpinan TNI-Polri 2020 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aa.

Jakarta (ANTARA) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan tujuh pesan kepada jajaran TNI dan Polri menjelang pelaksanaan pilkada serentak di 170 daerah dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Panglima TNI menyampaikan hal itu saat membuka Rapim TNI-Polri yang bertema "Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, dan Sinergisitas, TNI-Polri Siap Mengamankan Pilkada Serentak tahun 2020 Serta Mengawal Pembangunan Nasional Dalam Rangka Menuju Indonesia Maju", di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.

Tujuh pesan kepada anggota TNI-Polri agar selalu dipegang saat menjalankan tugas. Pertama, terkait pedoman patut, perencanaan, damai, cegah, dan kinerja (P5) yang harus selalu dijalankan.

"Kedua, tingkatkan kesiapsiagaan, komando kewilayahan, terus berkoordinasi agar TNI-Polri bersinergi mengamankan pilkada serentak 2020," kata Panglima TNI.

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan tentang kerawanan pemilu karena selama ini kerap muncul politik identitas, berita-berita di sosial media yang bisa memicu kerusuhan, serta titik-titik rawan konflik yang harus diantisipasi dengan baik.

"Saya ingatkan kepada pimpinan setiap wilayah mampu memberikan penilaian situasi secara maksimal," kata mantan Irjen Kemhan ini.

Panglima TNI juga mengingatkan agar anggota TNI dan Polri menurunkan ego sektoral antarinstansi.

"Kelima, tingkatkan kepekaan dan kepedulian," ujarnya.

Selain itu, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) itu, meminta agar TNI-Polri selama bertugas tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

"Terakhir, seluruh prajurit harus menunjukkan netralitasnya, dan tidak berpolitik praktis," tuturnya.

Hadir dalam Rapim TNI-Polri, yakni Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ratusan perwira TNI dan Polri.

Rapim TNI-Polri tahun 2020 diikuti oleh 359 peserta terdiri dari 186 pejabat Mabes TNI dan Angkatan serta 173 pejabat Polri.

Tujuan Rapim TNI-Polri adalah mewujudkan kesamaan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak para peserta Rapim TNI-Polri sesuai Tupoksi masing-masing serta meningkatkan profesionalitas, sinergi, soliditas, dan TNI-Polri.

Rangkaian kegiatan Rapim TNI pada Selasa ini diisi dengan pembekalan oleh Mendagri Tito Karnavian, Menpora Zainuddin Amali, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Kepala BMKG, Kepala BNPB Doni Monardo, Ketua KPU Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu Abhan.


Baca juga: Jelang Pilkada serentak, Panglima ingatkan TNI tak berpolitik praktis

Baca juga: Panglima TNI: Pembentukan tiga satuan baru mampu hadapi ancaman

Baca juga: Hadi Tjahjanto-Idham Aziz ingatkan prajurit tiga program kerja 2020

Baca juga: TNI-Polri siap amankan PON 2020 di Papua

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Panglima TNI & Kapolri lepas 4 jenazah korban kecelakan Heli Mi-17

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar