Dubes Inggris kembali ke Iran setelah ditahan bulan lalu

Dubes Inggris kembali ke Iran setelah ditahan bulan lalu

Demonstrasi di Iran. (REUTERS/HANDOUT)

Inggris menyebut penahanan Macaire sebagai pelanggaran terhadap konvensi diplomatik
Dubai (ANTARA) - Duta besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire, yang sempat ditahan oleh pasukan keamanan Iran, kembali ke Teheran, katanya pada Kamis (6/2) malam, sekitar tiga pekan setelah ia kembali ke London.

Rob Macaire disebut sebagai "elemen yang tak diinginkan" oleh lembaga peradilan Iran setelah para pejabat menuduhnya menghadiri protes ilegal bulan lalu dan seorang ulama garis keras mengatakan duta besar tersebut harus diusir, menurut laporan media negara.

Macaire mengatakan ia pada waktu itu menghadiri acara untuk mengenang para korban pesawat Ukraina yang jatuh. Acara itu berlangsung di tengah kemarahan masyarakat atas pengakuan lambat Iran bahwa pesawat itu jatuh tertembak.

Inggris menyebut penahanan Macaire sebagai pelanggaran terhadap konvensi diplomatik. Sang duta besar terbang pulang ke London pada pertengahan Januari.

Dalam video yang dipasang di Instagram pada Kamis, Macaire mengatakan dalam Bahasa Persia bahwa kepulangannya itu merupakan "lawatan penting yang telah direncanakan beberapa waktu lalu" dan termasuk pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.

Macaire, yang telah bertugas sebagai duta besar sejak 2018, menambahkan bahwa ia baru-baru ini sudah kembali ke Teheran.

Ketegangan antara Iran dan Barat telah meningkat sejak komandan utama militer Iran Qassem Soleimani tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Baghdad pada 3 Januari.

Pembunuhan itu memicu Iran menyerang balik dengan menembakkan rudal ke pangkalan AS di Irak beberapa hari kemudian.

Gesekan antara Teheran dan Washington sudah muncul sejak 2018, ketika Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir antara Iran dan enam negara.

Menurut perjanjian itu, Iran setuju untuk mengekang kegiatan nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sebagian besar sanksi.

Iran pada Januari mengumumkan akan mengabaikan larangan melakukan pengayaan uranium tapi mengatakan akan terus bekerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kanada desak Iran kirim kotak hitam pesawat jatuh ke Prancis

Baca juga: Dubes Iran harap Presiden Rouhani dapat kunjungi Indonesia tahun ini

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Indonesia buka peluang batasi penerbangan untuk 4 negara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar