Kompolnas: Satgas Antimafia Bola idealnya berperalatan canggih

Kompolnas: Satgas Antimafia Bola idealnya berperalatan canggih

Ketua Umum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan memberikan keterangan mengenai kabar terkini PSSI kepada pewarta di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Salah satu kabar terbaru adalah gagasan PSSI untuk melibatkan Satgas Antimafia Bola Polri dalam kegiatan tim nasional Indonesia di luar negeri. (Michael Siahaan)

Jakarta (ANTARA) - Komisioner Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Andrea Poeloengan mengatakan idealnya Satgas Antimafia Bola Polri dilengkapi dengan peralatan berteknologi canggih agar lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.

“Saya harap pemerintah memberikan dukungan anggaran. Peralatan canggih itu termasuk alat untuk investigasi berbasis sains,” ujar Andrea kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola akan kawal aktivitas timnas sepak bola

Baca juga: Satgas Antimafia Bola Jilid 3 akan gandeng Puspom TNI


Menurut Andrea, selain meningkatkan kemampuan, keberadaan peralatan tersebut dapat menambah profesionalisme kerja Satgas Antimafia Bola.

Dengan dukungan dari pemerintah, satuan tugas yang dibentuk sejak akhir tahun 2018 itu akan mampu mendeteksi dengan cepat tindakan-tindakan kriminal yang terjadi di lapangan hijau.

Sebab, seiring berkembangnya zaman, modus kegiatan kriminal juga semakin seragam dan sering menggunakan teknologi mutakhir.

Selain itu, terkait tugas Satgas, Andrea juga menekankan pentingnya setiap kasus diproses secara transparan.

Baca juga: PSSI minta Satgas Antimafia Bola dampingi timnas di luar negeri

“Penyidik juga harus sering berkoordinasi dengan jaksa. Jaksa pun demikian, jika penyidikan telah lengkap, diharapkan bisa menindaklanjuti hasilnya dengan baik,” tutur Andrea.

Satgas Antimafia Bola Polri dibentuk pertama kali pada Desember 2018 menyusul maraknya kasus pengaturan skor maupun pertandingan di lingkungan sepak bola Tanah Air. Satuan ini dipimpin oleh Brigjen Pol. Hendro Pandowo.

Karena masih banyak kasus yang belum diselesaikan, Polri merasa perlu untuk memperpanjang tugas satgas tersebut.

Agustus 2019 menjadi saat lahirnya Satgas Antimafia Bola jilid kedua dan pada tahun 2020, satgas ini masuk periode tugas ketiga. Tugas mereka pun diperluas.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola gelar rapat dengan PSSI jamin netralitas Liga I

Baca juga: Satgas Antimafia Bola selidiki dugaan judi dalam pengaturan skor


Selain mengawasi laga dari para mafia, Satgas Antimafia Bola juga akan memantau proses seleksi tim nasional U-20 Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021. Selanjutnya, mereka juga dilibatkan dalam pendampingan tim nasional Indonesia yang berlaga di luar negeri.

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas Antimafia Bola Polda Jateng siap awasi Liga Indonesia 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar