Gubernur NTT dorong bupati/wali kota desain ulang anggaran 2020

Gubernur NTT dorong bupati/wali kota desain ulang anggaran 2020

Seorang petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memperagakan cara mencuci tangan yang benar kepada sejumlah calon penumpang kapal di terminal keberangkatan Pelabuhan Tenau Kupang, NTT, Selasa (03/03/20). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/aa.

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat, di Kupang, Sabtu, meminta para bupati dan wali kota untuk mendesain ulang anggaran 2020 yang tidak perlu untuk digunakan dalam mempercepat upaya penanggulangan bencana Covid-19.

Ia mengatakan, dukungan anggaran yang memadai sangat penting dalam upaya percepatan penanggulangan wabah Covid-19 di NTT.

Baca juga: Mendes PDTT minta kepala desa kuatkan kesehatan cegah COVID-19

"Untuk itu para bupati dan wali kota di NTT untuk menyiapkan secara sungguh pikiran dan tenaga dalam menanggulangi bencana ini termasuk menyiapkan dukungan anggaran," kata dia.

Ia berharap, para bupati dan wali kota di provinsi berbasis kepulauan ini untuk mendesain ulang anggaran 2020 yang tidak perlu dan mendesak, agar dialokasikan untuk kepentingan penanggulangan percepatan bencana virus Corona.

Baca juga: NTT pangkas dana perjalanan dinas untuk menanggulangi virus corona

"Sesuai instruksi presiden,kita harus mendesain kembali anggaran-anggaran yang tidak perlu. Contohnya seperti perjalanan dinas, kita akan hilangkan dalam beberapa bulan, sekitar enam bulan ke depan untuk menangani dampak dari Covid-19. Hal seperti ini harus bisa dilakukan para kepala daerah di NTT," kata dia.

Mantan ketua Fraksi Partai NasDem di DPR itu mengatakan, dampak bencana virus corona tidak hanya pada masalah kesehatan tapi juga sosial ekonomi masyarakat di provinsi berbasis kepulauan ini yang harus juga disiapkan guna membantu masyarakat yang ikut terdampak bencana ini.

Baca juga: Dana Rp32,8 miliar disiapkan tanggulangi COVID-19 di Bangka Selatan

 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah telah distribusikan BLT Rp3,5 triliun untuk 5,8 juta KK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar