Yang telah kita himpun ada 700 orang, dan ini diprediksi semakin meningkat
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang, Hamalis mengatakan hingga Sabtu, sebanyak 700 warga mendaftar sebagai peserta Program Kartu Prakerja.

“Yang telah kita himpun ada 700 orang, dan ini diprediksi semakin meningkat,” kata Hamalis di Tanjungpinang, Sabtu. 

Ia menyebutkan sosialisasi terkait pendaftaran peserta Program Kartu Prakerja, khususnya kepada warga yang terdampak COVID-19 telah dilakukan dengan memasang spanduk di beberapa titik di Kota Tanjungpinang.

Baca juga: Yogyakarta usulkan sekitar 4.000 warga untuk dapat kartu prakerja

"Siaran melalui aplikasi WhastApp serta media sosial pun telah banyak disebarkan," jelasnya

Akan tetapi, kata dia, pendaftaran saat ini hanya sebatas untuk merekap data saja, karena ketentuan peruntukan kartu prakerja ini dinilai masih akan berubah seiring dwngan adanya pandemi COVID-19 yang meningkat jumlah korbannya.

Baca juga: Ganjar persilakan puluhan ribu buruh yang PHK mendaftar Kartu Prakerja

Menurutnya, Program Kartu Prakerja sebenarnya sudah ada sejak dari awal tahun dan dianggarkan di APBN.

Namun sasarannya, lanjut dia, sudah berbeda setelah mewabahnya COVID-19, sehingga kemungkinan Kementerian Tenaga Kerja sedang mengubah tujuan sandarannya sesuai dengan situasi sekarang.

Baca juga: 1.600 orang ajukan kartu prakerja di Palembang

"Juknis pelaksanaannya juga belum jelas. Peran pemkot hanya sebatas menghimpun data calon penerima,” jelas Hamalis.

Lebih lanjut, Hamalis menuturkan untuk pendaftaran secara daring masih terbuka bagi siapa saja yang terdampak COVID-19 atau memang belum bekerja. Hanya saja diminta warga untuk bersabar dalam penyelenggaraannya.

“Kalau sudah keluarkan ketetapannya, kita umumkan dengan segera,” ucap Hamalis.

Baca juga: Kemnaker berdayakan korban PHK jadi penyemprot disinfektan

 

Pewarta: Ogen
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2020