Seorang warga Pemali Bangka dinyatakan positif COVID-19

Seorang warga Pemali Bangka dinyatakan positif COVID-19

Juru Bicara  Gugus Tugas Bersama Pencegahan COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra (bertopi) didampingi Kepala BPBD Bangka, Nursi (babel.antaranews.com/kasmono)

MI yang saat ini dikarantina di RS Provinsi Bangka Belitung, diketahui memiliki riwayat melakukan perjalanan ke Gowa
Sungailiat,Bangka (ANTARA) - Seorang warga Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berinisial MI (37) dinyatakan positif terjangkit COVID-19 dari hasil tes swab yang sudah keluar dari Laboratorium Balitbang Kemenkes RI.

Juru Bicara Gugus Tugas Bersama Pencegahan COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Minggu, mengatakan MI sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Elpiji dapur umum Gugus Tugas COVID-19 Babel dibantu Pertamina

"MI yang saat ini dikarantina di RS Provinsi Bangka Belitung, diketahui memiliki riwayat melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi untuk mengikuti acara akbar jamaah tabligh," katanya.

MI merupakan warga Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka adalah salah satu jamaah tabligh yang tiba ke Kabupaten Bangka, 18 Maret 2020 lalu dari Gowa dan dimasukkan dalam orang dalam pemantauan (ODP).

"Dalam masa isolasi mandiri hingga 1 April 2020 dinyatakan selesai dalam pemantauan oleh Dinas Kesehatan dan diberikan surat keterangan selesai isolasi mandiri," katanya.

Baca juga: Bangka Belitung lacak pendatang dengan aplikasi Fight COVID-19

Dikatakan, selesai isolasi mandiri, MI melakukan aktivitas seperti biasa dan tanggal 18 April 2020 ada perintah dari dokter spesialis paru-paru, dr Melviana untuk segera memeriksa kembali MI, karena ada informasi dari persatuan dokter ahli paru-paru Indonesia dari pertemuan jamaah tabligh di Gowa itu banyak yang positif COVID-19

Selain mengkarantina MI, kata dia, tim kesehatan tengah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan orang anggota keluarga pasien MI, seperti beberapa saudaranya, anak dan istri yang bersangkutan.

"Kita sedang lakukan tracing dan diminta bagi siapapun yang pernah kontak dengan MI agar segera memeriksa kesehatan di RSUD Depati Bahrin Sungailiat," jelasnya.

Dia berharap masyarakat tidak berprasangka negatif kepada MI dan keluarganya, diajak masyarakat untuk memberikan motivasi kepada keluarganya dan diharapkan  hasil tes swab MI berikutnya negatif.

Baca juga: Tangani COVID-19, Bangka Belitung realokasikan APBD Rp72,8 miliar
 

Pewarta: Kasmono
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar