Satu pasien positif COVID-19 di Sulbar dinyatakan sembuh

Satu pasien positif COVID-19 di Sulbar dinyatakan sembuh

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulbar Safaruddin Sanusi (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Seorang pasien positif COVID-19 di Provinsi Sulawesi Barat dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan tes RT-PCR/swab dan hasilnya negatif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulbar Safaruddin Sanusi, di Mamuju, Kamis mengatakan, pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh tersebut, yakni kasus 02.

"Hari ini kami menerima hasil laboratorium dari Siloam Hospital Makassar terkait hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kasus 02 dan hasilnya dinyatakan negatif," kata Safaruddin.

Baca juga: Moeldoko apresiasi The Jakmania ikut amankan ibu kota dari COVID-19

Pasien kasus 02 yang dinyatakan sembuh tersebut lanjut Safaruddin, yakni seorang laki-laki berinisial AA warga Kabupaten Mamuju.

"Jadi, berdasarkan hasil pemeriksaan tes RT-PCR/swab pada 16 dan 28 April 2020 dan didapatkan hasilnya negatif sehingga pasien nomor 02 itu dinyatakan sembuh," kata Safaruddin.

Ia menyampaikan, hingga Kamis pukul 16. 00 WITA, positif COVID-19 di Provinsi Sulbar sebanyak 58 kasus dengan rincian, 49 orang dirawat di rumah sakit, dua menjalani isolasi mandiri, lima orang di antaranya dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sulbar kata Safaruddin, yakni sebanyak 1.430 orang, sebanyak 1.294 sudah selesai proses pemantauan, 135 orang masih dalam proses pemantauan dan satu orang meninggal dunia.

Sedangkan, jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 588 orang, sebanyak 248 di antaranya sudah selesai pengawasan dan 340 orang masih dalam proses pengawasan.

Baca juga: Sebanyak 6 pasien COVID-19 sembuh di Batam

"Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) hingga sore ini (Kamis) sebanyak 62 orang, sebanyak 33 orang sudah selesai, 24 orang masih dalam proses pengawasan dan lima orang meninggal dunia," terang Safaruddin.

Ia juga menyampaikan bahwa kedisiplinan dalam menjalankan physical distancing dan social distancing menjadi salah satu faktor utama mencegah penyebaran COVID-19.

"Mari kita patuhi anjuran pemerintah dan disiplin dalam menjalankan physical distancing sicoal distancing. Kurangi kontak dengan warga, hindari kerumunan, pertemuan publik dan tempat-tempat umum, jaga jarak dengan orang lain lebih dari 1 meter serta hindari bersalaman dan tundalah acara kegiatan yang melibatkan banyak orang," jelas Safaruddin yang juga sebagai Kepala Dinas Kominfo Sulbar.
Baca juga: Pasien COVID-19 yang sembuh 2.381 orang, jumlah kasus capai 12.776

Pewarta: Amirullah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satu rumah kos di Solo diisolasi mandiri, di Kalsel 3 orang sembuh

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar