Jakarta (ANTARA News) - Andhika Art Sasabone menempati urutan kedua perlombaan gokart Rotax Max Junior Kejuaraan Asian Karting Open Championship (AKOC) yang berlangsung di Filipina, Sabtu dan Minggu.

Siaran pers dari managemen Andhika Senin menyebutkan, pembalap belia berusia 12 tahun itu menemui beberapa masalah teknis ketika berlatih dan saat memasuki pra kualifikasi Sabtu.

"Tapi setelah menemukan setting yang benar, ia tampil tercepat pada perlombaan prafinal dengan membukukan waktu tercepat 44, 47 detik," kata Art Sasabone, mantan pembalap mobil yang juga ayahanya Andhika.

Andhika yang start pada urutan ke-10, kata Art, sempat melorot ke urutan ke-16 namun pada lap ke-15 dari 22 lap yang barus diselesaikan, ia sempat berada di urutan terdepan.

Namun rem gokartnya tiba-tiba tidak bisa berfungsi sehinga kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Andy Chang Wing Chung, pembalap asal Macau , yang saat itu berada di posisi kedua.

"Pada lap ke-17, Andy Chang bisa mengejar dan akhirnya mengambil alih pimpinan lomba. Walaupun tidak menggunakan rem di sisa balapan, tetapi Andhika tetap ngotot bersaing dan akhirnya sukses finish di urutan kedua disusul pembalap Indonesia lainnya, Yasuo Senna Iriawan yang finish di urutan ketiga," kata Art.

Di final kelas Rotax Max Junior itu, Andhika lagi-lagi mengukuhkan waktu 44:80 detik.

Di kelas KF3 Junior, pembalap Indonesia M. Sharif Rahardjo sukses finish di tempat kedua. Sedangkan pembalap Philopaz Patrick Armand yang start di posisi 16, berhasil maju dan finish di posisi keenam.

Di kelas Mini-Rok, pembalap Perdana, Putra Minang finish di tempat kelima sedangkan di kelas Rotax Max Senior, pembalap Victor Susilo dari Jawa Timur sukses meraih podium pertama.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009