Valencia, Spanyol (ANTARA News/Reuters) - Pembalap asal Brasil Rubens Barrichello yang kini memperkuat tim Brawn GP mengakhiri penantian lima tahun dengan merebut kemenangan pada Grand Prix Eropa di Valencia, Spanyol, Mingggu.

Barrichello, yang kemenangan terakhirnya adalah ketika memperkuat Ferrari pada balapan di China September 2004, mengungguli juara dunia dari tim McLaren Lewis Hamilton dengan selisih 2,3 detik pada balapan di sirkuit jalanan di Valencia.

Hamilton sebelumnya memimpin balapan dari posisi start terdepan namun harapannya untuk memenangi balapan untuk keduakalinya secara beruntun pupus sudah saat timnya melakukan kecerobohan di "pitstop".

Pembalap Ferrari Kimi Raikkonen mencapai finis di posisi ketiga.

Pemimpin klasemen pembalap Jenson Button, yang merupakan rekan setim Barrichello, menempati posisi ketujuh setelah start yang kurang bagus, namun yang mengherankan keunggulannya di klasemen umum itu hanya dipangkas setengah poin menjadi 18 poin dengan enam balapan tersisa.

Pembalap asal Inggris Raya itu kini mengantongi 72 poin, mengungguli Barrichello yang mengumpulkan 54 poin dan pembalap Red

Bull asal Australia Mark Webber yang mengantongi 51,5 poin.

Webber mencapai finis di posisi kesembilan, sedang rekan setimnya asal Jerman Sebastien Vettel, yang sebelumnya berada di posisi ketiga dalam klasemen umum, tidak melanjutkan balapan karena masalah mesin setelah juga mengalami kerusakan yang sama dalam latihan sebelum balapan. Dia mengantongi 47 poin.

Kemenangan Barrichello tersebut merupakan kemenangan ke-10 dia selama karirnya yang dimulai pada 1993 dan pembalap asal Brasil yang menjadi pembalap tertua di garis start sampai pembalap Ferrari Luca Badoer masuk menggantikan Massa yang sedang memulihkan diri, sangat gembira dengan kemenangan itu.

"Luar biasa," kata pembalap Brazil, yang karir dia sebelumnya terlihat akan berakhir saat pendahulu Brawn, Honda, mengundurkan diri pada Desember lalu. "Ini sebuah akhir pekan yang tidak akan pernah terlupakan."

"Setelah lima tahun, ada tidak akan lupa bagaimana merebut kemenangan namun ini berat. Banyak yang terlintas di pikiran saya," katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009