Cegah jurnalis tertular, Gubernur Sumsel bantu alat "rapid test"

Cegah jurnalis tertular, Gubernur Sumsel bantu alat "rapid test"

Gubernur Sumsel Herman Deru, Ahad (7/6/2020) di Baturaja, memberikan bantuan alat "rapit tes" kepada jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Ogan Komering Ulu. ANTARA/Edo Purmana.

Bagi para jurnalis yang ingin mengikuti 'rapid test' silakan. Alat untuk melakukan tes cepat sudah kami serahkan
Baturaja, Sumsel (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memberikan bantuan sebanyak 50 unit alat tes cepat (rapid test) COVID-19 untuk para jurnalis  yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) guna memastikan tidak ada jurnalis yang terpapar virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Herman Deru kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU, Purwadi Rozali, di Baturaja, Ibu Kota Kabupaten OKU, Ahad.

"Bagi para jurnalis yang ingin mengikuti 'rapid test' silakan. Alat untuk melakukan tes cepat sudah kami serahkan," katanya.

Selain alat tes cepat, gubernur juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan kelengkapan lainnya secara simbolis kepada Gugus Tugas Penanganan COVID-19 wilayah setempat guna menangani pasien yang terpapar virus yang mematikan itu.

"Bantuan APD ini diberikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memutus rantai penyebaran virus corona," kata Herman Deru

Sementara itu Ketua PWI OKU Purwadi Rozali mewakili jurnalis yang bertugas di OKU mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah memperhatikan kesehatan para wartawan di lapangan.

"Semoga dengan alat 'rapid test' ini, nanti secepatnya dilaksanakan tes cepat dan diharapkan hasilnya tidak ada jurnalis yang reaktif atau positif terpapar COVID-19," katanya.

Purwadi juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Humas Gugus Tugas COVID-19 OKU Rozali dalam pelaksanaan tes cepat kepada jurnalis di daerah itu.

"Pak Rozali siap membantu menugaskan tenaga kesehatan untuk melakukan 'rapid test'. Oleh karena itu, kepada teman-teman yang ingin mengikuti tec cepat COVID-19 silakan mendaftarkan diri," demikian Purwadi dan menambahkan direncanakan tes cepat akan dilaksanakan pada Senin (8/6)  2020.

Baca juga: Gugus Tugas: Satu jurnalis di Palembang-Sumsel positif COVID-19

Baca juga: Enam orang tenaga medis di OKU positif COVID-19

Baca juga: PWI prihatin ada wartawan positif Corona

Baca juga: Komite Keselamatan Jurnalis kecam konferensi pers Kemenkomarves

Baca juga: AJI Jakarta imbau media perhatikan keselamatan jurnalis liput Corona

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penetapan tarif tes cepat COVID-19 demi mencegah komersialisasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar