E-Sport

Perbasi gandeng IESPA gelar turnamen esports NBA2K

Perbasi gandeng IESPA gelar turnamen esports NBA2K

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Indonesia (PP Perbasi) berkolaborasi dengan Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) menggelar turnamen bola basket virtual bertajuk 3x3 EXE E-Games Indonesia pada 27-28 Juni (ANTARA/HO-PP Perbasi)

Ini bisa menjadi salah satu jalan untuk berprestasi karena kami akan pantau pemain yang jago NBA2K ...
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Indonesia (PP Perbasi) berkolaborasi dengan Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) menggelar turnamen bola basket virtual bertajuk 3x3 EXE E-Games Indonesia pada 27-28 Juni.

Gim yang dipertandingkan merupakan permainan bola basket 3x3 NBA2K 20 dengan menggunakan konsol PlayStation 4.

Sekretaris Jenderal PP Perbasi Nirmala Dewi mengatakan bahwa turnamen esports tersebut akan menjadi salah satu wadah tidak hanya sebagai hiburan di kala pandemi, tetapi juga untuk menjaring atlet-atlet mumpuni dalam gim NBA2K.

Baca juga: Kelanjutan pelatnas basket putra masih dikoordinasikan Perbasi-BTN

“Ini bisa menjadi salah satu jalan untuk berprestasi karena kami akan pantau pemain yang jago NBA2K, jadi saat ada event FIBA, kita enggak memalukan tampilnya,” kata Nirmala Dewi dalam temu media virtual di Jakarta, Sabtu.

Ini bukan pertama kalinya Indonesia menggelar turnamen bola basket esports. Liga Bola Basket Indonesia (IBL) sebelumnya sudah lebih dulu membuat kompetisi virtual yang memainkan gim konsol NBA2K untuk mengisi jeda kompetisi IBL.

Bahkan, PP Perbasi juga sempat menurunkan tim nasional esports bola basket Indonesia pada turnamen e-basketball perdana yang diinisiasi FIBA bertajuk FIBA Esports Open 2020 pada 19-21 Juni.

Baca juga: Louvre gandeng EVOS Esports luncurkan "merchandise" edisi terbatas

CEO 3x3 EXE Premier Rama Datau menambahkan bahwa dengan digelarnya turnamen tersebut diharapkan dapat memperkenalkan basket 3x3 di masyarakat.

“Kalau sukses pasti akan berpengaruh dengan basket 3x3 karena 3x3 masih menjadi hal yang baru. Dulu masih jadi olahraga rekreasi, tapi sejak 2018 sudah jadi olahraga prestasi, di SEA Games tahun lalu juga tim 3x3 putra dapat perak,” kata Rama.

Sementara terkait peserta, Wakil Manajer 3x3 Timnas Basket Esports Erlangga Putra mengungkapkan bahwa total peserta sudah mencapai 64 tim dengan tiap-tiap tim terdiri atas tiga orang. Satu pemain akan mengendalikan karakternya masing-masing.

Para pemain akan bermain dari jarak jauh dengan menggunakan mode Pro-AM sehingga memungkinkan penyesuaian penuh avatar pemain, seragam, dan desain arena.

Baca juga: IBL puas dengan panduan normal baru dari PP Perbasi

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kisah Ravena bersaudara, 5 tahun penantian untuk FIBA Asia Cup

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar