Universitas Udayana siapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan UTBK

Universitas Udayana siapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan UTBK

Rektor Universitas Udayana, Prof Dr dr AA Raka Sudewi, SpS (K) (kanan). Antaranews Bali/Fikri Yusuf

Materi UTBK hanya Tes Potensi Skolastik (TPS) dengan waktu yang relatif pendek 105 menit
Badung (ANTARA) - Universitas Udayana Bali siap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 saat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2020

"Pada masa pandemi COVID-19 ini, ada perubahan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan pelaksanaan UTBK tahun-tahun sebelumnya yaitu pelaksanaan UTBK tahun ini sangat mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pihak yang terlibat, baik itu peserta maupun penyelenggara," ujar Rektor Universitas Udayana Prof Dr dr AA Raka Sudewi, SpS (K) di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Baca juga: Universitas Udayana siapkan 1.000 komputer untuk SBMPTN 2019

Protokol kesehatan tersebut di antaranya adalah pemeriksaan suhu tubuh calon peserta ujian ketika tiba di lokasi UTBK, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, mewajibkan penggunaan masker serta melakukan desinfeksi ruangan ujian sebelum dan setelah digunakan.

Panitia juga akan melibatkan unsur Satgas COVID-19 Universitas Udayana serta sejumlah tenaga medis untuk penerapan protokol kesehatan bagi peserta.

Baca juga: Unej minta peserta cetak ulang kartu UTBK akibat perubahan jadwal

"Peserta yang ketika diperiksa suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius, tidak boleh masuk ruangan ujian dan akan kami bawa ke rumah sakit untuk melakukan prosedur kesehatan lebih lanjut menggunakan mobil ambulans yang sudah disiapkan di lokasi ujian," katanya.

Selain itu, peserta juga dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum mengikuti UTBK. Ketika dalam perjalanan menuju lokasi ujian, peserta diimbau tidak mengunjungi tempat lain selain ke lokasi UTBK.

Baca juga: Unja siapkan enam titik lokasi UTBK SBMPTN 2020

"Pengantar juga hanya dapat menurunkan peserta ujian di drop zone yang kami siapkan dan tidak diperkenankan menunggu peserta di lokasi ujian," ungkap Raka Sudewi.

Pihaknya juga telah mengatur infrastruktur pelaksanaan UTBK dan hanya menggunakan separuh dari total kapasitas ruangan ujian sesuai dengan ketentuan dan arahan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Raka Sudewi menambahkan untuk tahun 2020 ini jumlah peserta yang akan mengikuti UTBK di Universitas Udayana tercatat sebanyak 5.239 orang, menurun jika dibandingkan jumlah peserta tahun 2019 yang tercatat mencapai sekitar 15 ribu orang peserta.

Baca juga: Pelaksanaan UTBK UNS ikuti protokol kesehatan secara ketat

Sesuai dengan arahan Dirjen Dikti Kemdikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, pelaksanaan UTBK per hari, diubah dari empat sesi menjadi dua sesi, dengan rincian perubahan waktu sesi 1, pukul 09.00-11.15 waktu setempat dan sesi kedua pada pukul 14.00-16.15 waktu setempat.

"Jeda waktu selama 2 jam 45 menit ini akan digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi," ujar Raka Sudewi.

Tes UTBK akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap I, pada 5-14 Juli 2020 dan tahap II, pada 20-29 Juli 2020.

"Materi UTBK pada tahun ini juga hanya Tes Potensi Skolastik (TPS) dengan waktu tes yang relatif pendek yaitu 105 menit," katanya.

Baca juga: Pelaksanaan UTBK SBMPTN di Unand terapkan protokol COVID-19

 

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Merak berkeliaran di perpustakaan universitas di China barat daya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar