Bentrok dengan pasukan Israel di Hebron, warga Palestina cedera

Bentrok dengan pasukan Israel di Hebron, warga Palestina cedera

Seorang tentara Israel membidikkan senapannya ke arah demonstran Palestina saat terjadi bentrokan usai aksi demonstrasi menolak rencana aneksasi Israel di Kota Hebron, Tepi Barat, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/Xinhua-Mamoun Wazwaz/hp.

Hebron (ANTARA) - Sejumlah warga Palestina menderita luka ringan pada Sabtu (4/7) dalam bentrokan dengan pasukan pendudukan Israel di Hebron, selatan Tepi Barat yang diduduki, kata koresponden Wafa, kantor berita Otoritas Nasional Palestina.

Dia mengatakan bentrokan meletus antara pemuda setempat dan pasukan pendudukan Israel di lingkungan Bab al-Zawiya, di pusat kota Hebron, menurut Wafa.

Pasukan pendudukan Israel menembakkan peluru dan gas air mata yang dilapisi karet untuk membubarkan para pemuda.

Setidaknya satu anak dilaporkan tertembak  dan terluka oleh peluru karet, sedangkan yang lain mengalami kesulitan bernapas karena menghirup gas air mata.

Semua yang terluka dirawat di lokasi kejadian.

Sumber: Wafa

Baca juga: Menteri Luar Negeri Rusia puji ikrar persatuan Palestina
Baca juga: Penolakan atas rencana aneksasi Palestina didukung banyak negara
Baca juga: Australia prihatin terhadap rencana Israel aneksasi Tepi Barat

Penerjemah: Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menjajakan mentimun dengan mobil mewah di Hebron

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar