Jakarta (ANTARA News) - Petenis Indonesia Yayuk Basuki yang berpasangan dengan Kimiko Date Krumm dari Jepang gagal ke final Turnamen Tenis Piala Toyota di Tokyo, Jumat.

Pasangan yang menempati unggulan kedua pada turnamen berhadiah total 75.000 dolar AS itu dihentikan pasangan Selandia Baru/Thailand Marina Erakovic/Tamarine Tanasugarn 3-6, 3-6.

Seperti dikutip dari situs ITF, di final Erakovic/Tamarine akan berhadapan dengan pasangan Jepang Akari Inoue/Akiko Yonemura yang menyisihkan pasangan Jepang lainnya Maki Arai/Miki Miyamura 6-4, 7-5.

Bagi Yayuk dengan terhentinya di semifinal kali ini merupakan penurunan prestasinya dibanding saat tampil di China Taipei Open berhadiah total 100.000 dolar AS yang mampu mencapai final berpasangan dengan petenis AS keturunan Filipina, Riza Zalameda pada bulan lalu.

Kala itu di final Yayuk/Zalameda yang juga menempati unggulan kedua dikalahkan unggulan pertama Chan Yung-Jan/Chuang Chia-Jung (China Taipei) dengan 3-6, 6-3 (7-10).

Yayuk mengakui keunggulan lawannya karena Tamarine berpasangan dengan Erakovic, petenis kelahiran Split, Kroasia yang usianya jauh lebih muda yakni 21 tahun.

Menurut Yayuk, Erakovic yang baru-baru ini tampil di tunggal dan ganda Turnamen Grand Slam Australia Terbuka itu memiliki pukulan yang sangat keras dan bertenaga sehingga dia cukup kewalahan.

"Saya tak bisa bergerak sama sekali dan Kimiko harus banyak meng-cover saya. Saya kasihan juga dengan dia. Tapi apa boleh buat, meskipun kalah kami tetap "fun" (gembira) dan kita masih akan berpasangan lagi pada turnamen berikutnya," ujar Yayuk ketika dihubungi, semalam.

Usai mengikuti turnamen ini Yayuk langsung bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab untuk mengikuti Dubai Open yang juga berhadiah total 75.000 dolar AS. Petenis yang pada 30 November nanti akan genap berusia 39 tahun ini akan berpasangan dengan petenis Jepang lainnya, Ayumi Morita.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009