Jakarta (ANTARA News) - PT PLN (Persero) menjadwalkan perawatan rutin satu trafo 500/150 kV berkapasitas 500 MVA di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Kembangan, Jakarta Barat pada pekan ini.

Dirut PLN, Fahmi Mochtar, di Jakarta, Senin, mengatakan, pihaknya akan mengupayakan tidak terjadi pemadaman listrik selama perawatan trafo Kembangan yang direncanakan berlangsung satu pekan. Perawatan trafo itu sudah mendesak dilakukan tersebut.

"Perawatan rutin ini memang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik sekitar 200 MW, namun, kami akan mengatasinya dengan merelokasikan trafo berkapasitas sama dari Mandirancan, Kuningan, Jabar ke Balaraja, Tangerang, Banten," katanya.

Menurut dia, saat ini trafo Mandirancan tengah dalam perjalanan dari Tanjung Priok ke Balaraja dan direncanakan mulai beroperasi 16 Desember 2009.

Ia menambahkan, pemadaman akan terjadi jika relokasi trafo Mandirancan belum selesai, sementara pemeliharaan trafo Kembangan mesti dilakukan.

Manager Area Pengatur Beban PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, M Ikhsan Asad, menambahkan, pihaknya akan berupaya mengundurkan jadwal pemeliharaan trafo Kembangan sampai selesainya pemindahan trafo Mandirancan ke Balaraja.

"Di sisi lain, kami juga akan mempercepat pemindahan trafo Mandirancan ke Balaraja," katanya.

Menurut dia, saat ini, dari dua trafo yang masing-masing berkapasitas 500 MVA di GITET Kembangan, hanya satu yang beroperasi. Satu trafo lainnya mengalami kerusakan.

"Satu trafo yang masih beroperasi ini sudah harus dipelihara agar tidak terjadi kejadian seperti Cawang," katanya.

Ikhsan mengatakan, pemindahan trafo Mandirancan, dengan pertimbangan, selain bertipe sama dengan Balaraja, juga beban di wilayah tersebut tidak terlalu besar, sementara Jakarta sudah mendesak adanya tambahan trafo.

Trafo Mandirancan tersebut akan menambah satu trafo yang kini sudah beroperasi di GITET Balaraja dan telah memperkuat Kembangan. Satu trafo yang kini berada di Balaraja tersebut berasal dari Cilegon, Banten.

"Dengan tambahan dari Mandiracan, maka ada dua trafo di Balaraja yang siap memback up Kembangan," katanya.

Kepala Humas PLN, Ario Subijoko, mengatakan, pemindahan trafo Mandirancan terdiri dari tiga bagian yang masing-masing seberat 160 ton dan diangkut dengan kendaraan terpisah.

Perjalanan dari Mandirancan ke pelabuhan Cirebon melalui jalan darat, selanjutnya ke Tanjung Priok dengan kapal laut, dan menuju Balaraja memakai jalan darat.

PLN memperkirakan proses pemindahan selama dua hari mengingat perjalanan darat mesti dilakukan selepas pukul 22.00 WIB guna menghindari kemacetan. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009