Tujuh tambahan dari Malinau, positif COVID-19 di Kaltara jadi 294

Tujuh tambahan dari Malinau, positif COVID-19 di Kaltara jadi 294

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy. (FOTO ANTARA/Susylo Asmalyah)

Tujuh pasien di Malinau itu yakni dua dari klaster perusahaan dengan inisial ML (39) dan AY (26). Sedangkan lima pasien lainnya terpapar COVID-19 karena kontak erat yakni UL (22), NI (55), AA (22), MR (26) dan SS (27)
Tarakan, Kaltara (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19  Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan ada tambahan sebanyak tujuh kasus positif COVID-19 di provinsi itu, yang semuanya dari Kabupaten Malinau, sehingga jumlah totalnya naik menjadi 294 kasus.

“Jumlah kasus kumulatif positif COVID-19 sebanyak 294 orang, sembuh sebanyak 265 orang dan meninggal ada dua orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara Agust Suwandy di Tanjung Selor, Kamis.

Adapun tujuh pasien di Malinau itu yakni dua dari klaster perusahaan dengan inisial ML (39) dan AY (26). Sedangkan lima pasien lainnya terpapar COVID-19 karena kontak erat. yakni UL (22), NI (55), AA (22), MR (26) dan SS (27).

Sedangkan pasien yang masih dirawat sebanyak 27 orang yang tersebar di Kabupaten Bulungan ada empat orang, di Nunukan ada tiga orang dan 20 orang di Malinau. Sedangkan persentase kesembuhan sebanyak 91,7 persen.

Selanjutnya jumlah suspek yang diisolasi sebanyak 19 orang. Kasus suspek, kata dia, bila seseorang memiliki salah satu kriteria berikut yakni orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Kemudian orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.

Selain itu, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

“Untuk kasus probable di Kaltara ada 18 orang, kasus probable yakni kasus suspek dengan ISPA berat/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” demikian Agust Suwandy.

Baca juga: Di Kabupaten Malinau-Kaltara positif COVID-19 bertambah 13 orang

Baca juga: Bila transmisi lokal nihil, Tarakan siap ke adaptasi kehidupan baru

Baca juga: Dideportasi dari Sabah, dua buruh migran Indonesia reaktif COVID-19

Baca juga: Gubernur Kaltara: Presiden arahkan daerah tak boleh lengah soal corona

 

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden bagikan 1.000 sertifikat tanah untuk warga Kaltara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar