Baghdad (ANTARA News/AFP) - Irak memindahkan para pembangkang Iran di pengasingan yang berpangkalan di sebuah kamp dekat perbatasan antara kedua negara ke Baghdad, kata seorang juru bicara pemerintah, Kamis.

"Kami akan memindahkan penghuni Kamp Ashraf ke gedung-gedung di Baghdad, Selasa," katanya tanpa merinci lebih jauh.

Para anggota Mujahiddin Rakyat telah tinggal di Kamp Ashraf, satu pangkalan pengungsi di provinsi Diyala utara ibu kota Irak, selama lebih dari 20 tahun.

Pasukan keamanan Irak melancarkan satu operasi untuk mengambil alih kamp itu Juli.

Kelompok itu dibentuk tahun 1965 untuk menentang shah Iran dan kemudian ikut berperang bersama rezim ulama yang menggulingkan dia dalam revolusi Islam tahun 1979.

Sekitar 3.500 anggota Mujahiddin dan keluarga mereka tinggal di Kamp Ashraf sejak mantan Presiden Irak Saddam Hussein mengizinkan kelompok oposisi Iran itu membangun pangkalan-pangkalan di wilayahnya selama perang tahun 1980-1988 dengan Teheran.

Setelah invasi pimpinan AS atas Irak, pasukan AS melucuti senjata Mujahiddin di Kamp Ashraf dan menempatkan penduduk itu dalam perlindungan mereka.

Pemerintah independen Irak bergerak untuk menguasai lokasi itu.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009