Kementerian PUPR alokasikan Rp417 miliar bagi "venue" Piala Dunia U-20

Kementerian PUPR alokasikan Rp417 miliar bagi "venue" Piala Dunia U-20

Foto udara Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, Jumat (25/10/2019). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/ama.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya akan mengalokasikan Rp417,4 miliar bagi dukungan pembangunan venue Piala Dunia (World Cup) U-20 pada tahun 2021.

"Dukungan pembangunan untuk venue World Cup U-20 sebesar Rp417,4 miliar bagi dua stadion utama," ujar Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman Ditjen Cipta Karya, Edward dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta pada Selasa.

Kedua stadion utama tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang akan disiapkan dan direnovasi oleh Kementerian PUPR tersebut adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali dan Stadion Manahan, Solo.

Selain itu Edward menambahkan alokasi anggaran Rp417,4 miliar tersebut juga untuk 15 lapangan latihan yang menjadi bagian dari dukungan pembangunan venue World Cup U-20.

Setelah sukses mendukung penyelenggaraan Asian Games ke-18 pada 2018 silam, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya kembali diamanahkan untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20.

Sebelumnya Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada 18 Januari 2020 telah menetapkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 2021 dari 10 stadion yang diusulkan oleh Pemerintah Indonesia.

Keenam stadion tersebut adalah Stadion Utama GBK di Jakarta, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Bung Tomo di Surabaya dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

Di samping itu ada empat stadion lain yang disiapkan sebagai cadangan yaitu Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang dan Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung.

Masing-masing stadion akan didampingi dengan lima lapangan latihan dengan ketentuan empat lapangan terbuka dan satu lapangan tertutup.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan semua renovasi yang dilakukan untuk memenuhi syarat standar minimum dari FIFA untuk dapat dijadikan tempat pertandingan Piala Dunia U-20.

Baca juga: PUPR belum buat rencana anggaran renovasi stadion Piala Dunia U-20
Baca juga: Menteri PUPR: Stadion Manahan Solo rampung September
Baca juga: Risma sebut Kementerian PUPR bantu bangun akses menuju GBT Surabaya

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkab Temanggung wujudkan rumah layak huni bagi warga lewat Rowali

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar