Saat PSBB, Indo Premier permudah investasi reksa dana

Saat PSBB, Indo Premier permudah investasi reksa dana

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto menunjukkan platform investasi reksa dana Ipotfund yang kini terintegrasi dalam super app investasi Ipot besutan perseroan. ANTARA/HO-Indo Premier

menjadikan reksa dana sebagai langkah paling awal untuk memulai investasi
Jakarta (ANTARA) - PT Indo Premier Sekuritas mempermudah masyarakat untuk berinvestasi reksa dana di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar dengan mengintegrasikan platform Ipotfund ke dalam aplikasi investasi bernama Ipot.

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The dalam pernyataan di Jakarta, Senin, optimistis integrasi tersebut akan mengubah persepsi negatif yang masih melekat di masyarakat kalau investasi reksa dana sulit dan rumit.

"Investor pemula mulai dari mahasiswa, first jobber, hingga ibu-ibu muda dan mereka yang baru mengenal investasi, bisa menjadikan reksa dana sebagai langkah paling awal untuk memulai investasinya, teristimewa di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini," ujar Moleonoto.

Menurut Moleonoto, investasi reksa dana kini dapat lebih mudah dinikmati secara daring dengan ponsel di tangan melalui aplikasi Ipot. Berbasis aplikasi dengan fitur-fiturnya yang kekinian, lengkap dan real time, investor pemula dengan modal terjangkau pun bisa memulai investasinya dengan mudah dan nyaman.

"Sebagai ekosistem investasi yang paling komplit, Ipot tak hanya menawarkan layanan investasi saham, tapi kini sudah dilengkapi dengan layanan untuk reksa dana. Sebagai super app untuk investasi, Ipot menawarkan sarana diversifikasi investasi yang paling mudah dengan satu akun, satu bank pembayaran dan satu laporan untuk semua produk dan transaksi Indo Premier," katanya.

Moleonoto menambahkan dengan memiliki satu akun di Indo Premier, maka otomatis sudah terintegrasi ke seluruh sistem daring investasi, baik untuk reksa dana, saham, atau pun ETF. Di Ipot calon investor tak perlu repot membuat beberapa akun yang berbeda untuk transaksi reksa dana, saham dan ETF karena seluruh transaksi sudah berbasis Rekening Dana Nasahah (RDN).

Dengan satu RDN untuk semua layanan investor bisa menikmati investasi apa pun dengan aman dan nyaman karena tidak perlu repot transfer ke beberapa bank kustodian dan semua transaksi RDN terpantau di aplikasi.

Seiring dengan prospek cerah keseluruhan reksa dana dengan dana kelolaan atau nilai aktiva bersih (NAB) yang mulai mencatatkan kinerja positif akhir-akhir ini, Indo Premier Sekuritas dalam waktu dekat ini juga akan menyelenggarakan festival literasi dan inklusi reksa dana terbesar di Indonesia Festifund 2020 dengan menggandeng puluhan Manajer Investasi.

"Tujuan Festifund 2020 ini adalah mengedukasi pentingnya perencanaan keuangan, pentingnya memulai investasi reksa dana dan menjelaskan produk-produk reksa dana terbaik serta produk alternatif lainnya untuk investasi di tengah pandemi COVID-19," ujar Moleonoto.

Baca juga: Mandiri Investasi gandeng LinkAja sediakan pembayaran reksa dana
Baca juga: Di masa pandemi, investor disarankan tidak mudah panik
Baca juga: Dana kelolaan tumbuh, Danareksa didominasi investasi pendapatan tetap

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Balai Pustaka luncurkan aplikasi Barugasikola

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar