Samarinda (ANTARA News) - Salah satu organ tubuh yakni potongan kaki Beddu (60), korban buaya di Sungai Santan, Dusun Wira, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), akhirnya ditemukan.

"Salah satu bagian tubuh korban yakni kaki bahagian atas, ditemukan sekitar satu setengah kilometer dari lokasi korban diterkam buaya pada Jumat pagi sekitar pukul 09. 00 wita," ungkap Kapolsek Marangkayu, Ajun Komisaris Salehuddin, Jumat.

Beddu, warga RT.1 Dusun Wira Desa Santan, Kecamatan Marangkayu, diterkam buaya ketika sedang mandi di sungai yang berada di belakang rumahnya pada Kamis, 11 Februari 2010 sekitar pukul 17.30 wita.

"Kami masih terus melakukan pencarian untuk mencari potongan tubuh korban lainnya," kata Kapolsek Marangkayu itu.

Salah seorang keluarga korban, M. Nur (40) mengungkapkan, sebelum diterkam buaya, Beddu sempat terlihat mandi di sungai.

Tak berselang lamai kata M. Nur, terdengar teriakan mita tolong dari korban disusul suara seperti benda jatuh ke dalam air

"Kami sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban dan saat ke belakang rumah, tubuhnya sudah dibawa ke dalam air," ujar keluarga Beddu itu.

Warga kata dia sempat berupaya mencari buaya yang memangsa korban namun hingga Kamis malam buaya tersebut tidak berhasil ditemukan.

"Kami memastikan Beddu sudah meninggal setelah salah satu kakinya ditemukan. Kami hanya bisa berharap, agar potongan tubuh lainnya bisa segera ditemukan untuk dimakamkan," kata M. Nur.

Hingga Jumat malam, anggota Polsek Marangkayu dibantu warga setempat masih terus melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Santan untuk mencari potongan tubuh korban lainnya. (Ant/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010