Moody`s Turunkan Peringkat Tujuh BUMN UEA

Moody`s Turunkan Peringkat Tujuh BUMN UEA

Moody s (Istimewa)

Dubai (ANTARA News/AFP) - Lembaga pemeringkat keuangan Moody`s, Kamis mengumumkan bahwa pihaknya telah menurunkan peringkat untuk tujuh perusahaan milik pemerintah di Uni Emirat Arab (UEA), termasuk perusahaan investasi Mubadala.

Moody`s mengatakan peringkat untuk Mubadala milik Abu Dhabi yang mengelola portofolio investasi miliaran dolar di bidang energi, industri, kesehatan, infrastruktur dan real estat, telah diturunkan dari Aaa2 ke Aaa3.

Moody`s juga menurunkan rating International Petroleum Investment Company milik Abu Dhabi dari Aa2 menjadi Aa3 dan Tourism Development and Investment Company dari Aa2 menjadi A1.

Menjelaskan penurunan peringkat tiga perusahaan itu, pihaknya mengatakan "Moody`s telah memutuskan untuk memperkenalkan sebuah perbedaan moderat antara peringkat mereka dan negara mereka "karena tidak ada" kesepakatan formal eksplisit" bahwa pemerintah akan mendukung mereka.

Abu Dhabi National Energy Co peringkatnya diturunkan dari Aa2 ke A3, karena "faktor tingkat dukungan pemerintah ke dalam peringkatnya diturunkan" akibat perusahaan "meningkatkan orientasi komersial" dan "kurangnya berkelanjutan dan teratur" pendanaan pemerintah.

Dolphin Energy, yang mengangkut gas dari Qatar ke UAE, diturunkan peringkatnya dari Aa3 ke A1, yang mencerminkan "kegiatan usaha ...komersial perusahaan," kata Moody`s.

Dan perusahaan nasional telekomunikasi UEA Etisalat, peringkatnya diturunkan dari Aa2 menjadi Aa3, karena faktor dukungan dari pemerintah federal ke dalam peringkat berkurang dari "tinggi ke menengah," katanya.

Prospek perusahaan adalah stabil, kata Moody`s.

Lembaga pemeringkat internasional itu, juga menurunkan peringkat raksasa perusahaan real estat Abu Dhabi AlDar Properties dari Baa2 ke Ba1 (negatif), karena "risiko jangka menengah mempengaruhi profil yang berdiri sendiri yang melekat dengan sektor real estat."

Pada akhir November, Moody`s menurunkan rating enam perusahaan milik pemerintah Dubai, ketika emirat pada 15 November mengumumkan pihaknya membekukan utang enam bulan untuk konglomerat Dubai World.

Total utang Dubai diperkirakan antara 80 dan 100 miliar dolar, tetapi beberapa ahli mengatakan jumlahnya bisa mencapai 170 miliar dolar.

Abu Dhabi datang menyelamatkan Dubai dengan pinjaman 10 miliar dolar, mencegah anak perusahaan Dubai World, Nakheel gagal pada utang 4,1 miliar dolar yang jatuh tempo pada pertengahan Desember.

UEA merupakan federasi dari tujuh emirat yang dipimpin oleh negara kaya minyak Abu Dhabi. (A026/K004)

Pewarta: handr
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar