Pacitan (ANTARA News) - Polisi bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya bentrok susulan antara dua kelompok perguruan pencak silat di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

"Sudah kondusif (suasana). Pengamanan sepenuhnya telah diambilalih Polres Pacitan untuk menghindari bentrok susulan," kata Kapolsek Ngadirojo AKP Wahyu, Rabu.

Pengamanan ekstra memang sengaja ditingkatkan polisi dan meski kondisi telah normal kembali, polisi masih mengkhawatirkan munculnya lagi serangan balasan.

Informasi dari lapangan memperlihatkan, suasana terlihat lebih tenang di mana warga kembali beraktivitas seperti biasa, meski puluhan polisi terlihat siaga di jalan-jalan desa.

Hubungan kedua perguruan pencak silat yang terlibat bentrok itu memang kurang harmonis dengan beberapa kali terlibat adu jotos dan terakhir Sabtu malam.

Saat itu, sekitar 20 anggota perguruan pencak silat Kera Hitam yang tengah berlatih di lapangan desa berselisih dengan sejumlah warga yang tengah menonton kegiatan perkemahan, tak jauh dari lokasi latihan.

Kesalahpahaman yang diduga kuat berujung pada adu fisik itulah yang kemudian berbuntut serangan besar-besaran massa perguruan silat Teratai Putih.

"Memang sudah reda, tapi beberapa warga yang menjadi sasaran utama serangan sampai saat ini masih mengungsi di Mapolres," kata Agus, warga Ngadirojo.

Untuk menghindari bentrok susulan atau serangan balasan, polisi tengah memediasi perdamaian antara kedua kubu dan tetap menyelidiki aksi anarkis yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak parah dan beberapa warga terluka itu. (*)

C004/R014

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010