Kuala Lumpur (ANTARA) - Musyawarah Besar Aliansi Organisasi Masyarakat Indonesia (AOMI) di Malaysia memutuskan sembilan orang presidium yang akan menjalankan organisasi yang terdiri 40 organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia tersebut.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil sidang yang dipimpin oleh Tengku Adnan wakil dari Badan Perwakilan KNPI Malaysia, Yuri Bukhari wakil Majelis Perwakilan KAHMI Malaysia serta M. Rajiv Syarief wakil PPI Malaysia di World Trade Center (WTC) Kuala Lumpur, Ahad.

Sidang juga membahas serta mengesahkan AD dan ART organisasi untuk yang pertama kalinya di Malaysia.

Sembilan orang presidium yang terpilih adalah Hardjito (Muslim KL & RW7), Khairul Hamzah (KNPI), Khoirul Jatim (IKMA), Sulton Kamal (Muhammadiyah), Lukmanul Hakim (Garansi), Nurul Himam (Ikaba), Faisal Anas (Ikebsak), Agastya (MES) serta Ika Wulandari (Ipemi).

Baca juga: Dubes RI, AOMI kunjungi WNI korban kebakaran di Selangor Malaysia

Baca juga: Kepala BP2MI bakal bebaskan biaya penempatan pekerja migran


Duta Besar RI di Malaysia Hermono turut hadir dalam sambutannya mengatakan bahwa lahirnya AOMI ini adalah sebuah sejarah baru dalam pergerakan organisasi masyarakat yang ada di Malaysia yang mau bergabung menjadi satu wadah sehingga akan memudahkan koordinasi KBRI dengan masyarakat melalui wadah berhimpunnya banyak organisasi ini.

Meskipun tidak mudah serta banyak tantangannya, Hermono mengatakan akan terus memberikan dukungan sehingga AOMI ini menjadi manfaat yang besar bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang memerlukan bantuan sosial kemasyarakatan.

Nurul Himam salah seorang presidium yang terpilih merasa bersyukur mendapat kepercayaan dari berbagai ormas dalam musyawarah ini.

Meskipun tidak mudah dan penuh tantangan dengan amanah baru ini, dia yakin dengan kolaborasi antara sembilan orang presidium serta dukungan organisasi yang tergabung dengan aliansi ini akan dapat berjalan dengan baik dalam memberikan pendampingan bagi WNI di Malaysia khususnya PMI rentan yang menghadapi berbagai masalah untuk diselesaikan secara gotong dengan wadah baru ini.

Musyawarah Besar AOMI yang dilaksanakan di Dewan Tun Dr. Ismail World Trade Centre Kuala Lumpur berlangsung sejak jam 10.00 pagi hingga pukul 05.00 sore berjalan dengan penuh semangat kekeluargaan dan berjalan dengan lancar serta juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan yang terdiri dari beberapa staf lokal KBRI Kuala Lumpur serta LSM Malaysia.*

Baca juga: Hari Buruh - Ormas di Malaysia berbagi sembako ke PMI

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2020