Puan: Negara tidak bisa berpasrah diri hadapi pandemi

Puan: Negara tidak bisa berpasrah diri hadapi pandemi

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato Pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2020-2021 di Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin. (Biro Pemberitaan DPR)

Dalam situasi saat ini yang masih dalam pandemi COVID-19, Negara tidak bisa berpasrah diri. Negara harus melakukan upaya-upaya terbaik agar Negara tetap dapat menjalankan tugas-tugas tujuan bernegara
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan negara tidak bisa berpasrah diri dalam menghadapi pandemi COVID-19 sehingga harus melakukan upaya-upaya terbaik agar negara tetap dapat menjalankan tugas-tugas tujuan bernegara.

"Dalam situasi saat ini yang masih dalam pandemi COVID-19, Negara tidak bisa berpasrah diri. Negara harus melakukan upaya-upaya terbaik agar Negara tetap dapat menjalankan tugas-tugas tujuan bernegara," kata Puan dalam Pidato Pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2020-2021 di Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan, tujuan bernegara yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Baca juga: Rapat Paripurna DPR dihadiri 384 anggota

Menurut dia, pandemi COVID-19 telah memasuki bulan ke-10, sejak kasus pertama diumumkan pada tanggal 2 Maret 2020, dan dalam kurum waktu tersebut, seluruh masyarakat Indonesia merasakan dampak yang merugikan dari pandemi.

"Hampir seluruh aktivitas masyarakat berhenti, dan berdampak pada menurunnya derajat kesejahteRaan rakyat baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan budaya," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa DPR RI memiliki komitmen yang tinggi untuk ikut melakukan upaya-upaya terbaik melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, dalam mengatasi pandemi COVID-19 dan dampaknya.

Selain itu menurut dia dalam memastikan tugas-tugas negara tetap dapat berjalan dengan baik, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan kehadiran secara fisik sebanyak 20 persen.

"Karena itu, pada masa sidang ini, DPR RI akan mengoptimalkan pelaksanaan tugas konstitusionalnya secara efektif, yaitu dalam fungsi legislasi, DPR RI akan selektif dalam penyusunan legislasi yang telah mempertimbangkan kinerja pembahasan dalam situasi pandemi COVID-19," ujarnya.

Dalam fungsi anggaran menurut dia, DPR RI akan memfokuskan pada kualitas belanja negara untuk penanganan COVID-19, pemulihan ekonomi nasional, dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Dia menjelaskan, dalam fungsi pengawasan, DPR RI akan memberi perhatian pada penyelenggaraan pelayanan publik dan negara dalam situasi pandemi.

Baca juga: Anggota DPR: Temuan Komnas HAM harus ditindaklanjuti secara strategis
Baca juga: DPR belum terima Surat Presiden terkait calon Kapolri


Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Upaya pemerintah berantas mafia tanah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar