Singkawang dapat tambahan 15 kasus positif COVID-19

Singkawang dapat tambahan 15 kasus positif COVID-19

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Forkopimda meninjau tempat atau gudang penyimpanan Vaksin COVID-19 di Kantor Dinas Kesehatan Singkawang. (ANTARA/Rudi)

Pontianak (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan pada hari Ahad (10/1) kembali terjadi penambahan 15 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Singkawang.

"Penambahan ada sebanyak 15 kasus terkonfirmasi positif COVID-19," kata Barita, Senin.

Belasan orang ini terdiri dari, perempuan usia 37 tahun asal Kelurahan Sekip Lama, laki-laki usia 27 tahun asal Kelurahan Sedau, laki-laki usia 23 tahun asal Kelurahan Sedau, laki-laki usia 23 tahun asal Kelurahan Sedau, laki-laki usia 42 tahun asal Kelurahan Sedau dan laki-laki usia 26 tahun asal Kelurahan Melayu.

Kemudian, laki-laki usia 55 tahun asal Kelurahan Sedau, laki-laki usia 24 tahun asal Kelurahan Naram, laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Sedau dan laki-laki usia 38 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir.

Baca juga: 1.828 tenaga kesehatan di Singkawang siap menerima vaksinasi COVID-19

Baca juga: Jumlah kasus COVID-19 di Singkawang terus bertambah


Selanjutnya, laki-laki usia 37 tahun asal Kelurahan Sedau, perempuan usia 22 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir, perempuan usia 37 tahun asal Kelurahan Roban, laki-laki usia 28 tahun asal Kelurahan Sedau dan perempuan usia 23 tahun asal Kelurahan Roban.

"Sementara kasus yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi COVID-19, namun sekarang sembuh ada sebanyak 4 orang," tuturnya.

Kemudian, di hari yang sama ada penambahan pasien suspek sebanyak 4 orang, tiga diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang.

Saat ini pasien terkonfirmasi yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang sebanyak 16 orang, empat diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang.

"Sehingga total pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kota Singkawang ada sebanyak 77 orang. Suspek dirawat sebanyak 6 orang, tiga diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang," katanya.

Barita mengungkapkan, per tanggal 27 Desember 2020, berdasarkan penilaian indikator dari Gugus Tugas COVID-19 Nasional, bahwa Kota Singkawang masih berada di zona oranye COVID-19 yang artinya zona dengan resiko sedang.

"Untuk itu, kembali kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian," kata Barita.*

Baca juga: Singkawang kembali masuk zona oranye penyebaran COVID-19

Baca juga: Singkawang alami penambahan 12 kasus positif COVID-19.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar