Liga Jerman

Luka Jovic mengaku tidak beruntung selama berada di Real Madrid

Luka Jovic mengaku tidak beruntung selama berada di Real Madrid

Luka Jovic telah mencetak tiga gol dari tiga pertandingan sejak kembali ke Eintracht Frankfurt.(Pool via REUTERS/KAI PFAFFENBACH)

Saya sangat senang bisa kembali. Saya merasa sangat nyaman dan itu bisa dilihat di lapangan
Jakarta (ANTARA) - Luka Jovic mengatakan bahwa dirinya tidak beruntung selama waktunya yang mengecewakan di Real Madrid.

Penyerang asal Serbia tersebut hanya bisa bisa menyumbangkan dua gol sejak bergabung ke Real Madrid selama satu setengah musim.

Jovic pindah ke Santiago Bernabeu dari Eintracht Frankfurt pada 2019 dengan nilai transfer 60 juta euro, tetapi cedera dan kurangnya performa mencetak gol telah menghambat kariernya di klub Spanyol tersebut.

Baca juga: Real Madrid pulangkan Luka Jovic ke Frankfurt dengan status pinjaman

Pemain berusia 23 tahun itu akhirnya memutuskan kembali ke Frankfurt pada awal bulan ini dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Ketajaman Jovic mulai kembali terlihat tak lama setelah kembali ke klub Bundesliga tersebut.

Jovic telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingannya sejauh ini, meski semua penampilannya sebagai pemain pengganti. Ia hanya membutuhkan 76 menit permainan untuk melampaui total golnya dari 32 pertandingan bersama Madrid.

Pada sesi konferensi pers Selasa kemarin (26/1), Jovic mengatakan bahwa ia merasa seperti di rumah sendiri bersama Frankfurt.

“Saya sangat senang bisa kembali. Saya merasa sangat nyaman dan itu bisa dilihat di lapangan," kata Jovic yang dikutip Goal.

Baca juga: Eintracht Frankfurt ingin pulangkan Luka Jovic

"Saya mencetak dua gol selama saya di Real Madrid dan sekarang saya memiliki tiga gol di sini.”

Meski waktunya di Madrid tidak berjalan sesuai rencana, Jovic merasa ia belajar banyak selama di ibu kota Spanyol.

“Saya tidak beruntung di Real Madrid,” lanjutnya. “Cedera itu merugikan saya dan secara pribadi, itu tidak berjalan dengan baik sama sekali. Saya merasa beruntung bisa kembali ke Frankfurt, di mana mereka benar-benar menyambut saya."

“Saya beruntung bisa berlatih setiap hari dengan pemain terbaik di dunia (di Madrid). Saya telah memperoleh pengalaman dan saya menganggap diri saya sebagai pemain yang lebih baik hari ini. Meski tidak bisa memiliki kontinuitas di lapangan, saya memetik banyak hal positif dari Madrid.”

Baca juga: Luka Jovic bayar denda hindari bui karena langgar lockdown

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Membentuk generasi pemain bola yang sportif sejak usia dini

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar