Seorang warga Banyumas hilang saat cari kayu bakar

Seorang warga Banyumas hilang saat cari kayu bakar

Komandan Lapangan Basarnas Cilacap Amin R (kiri depan) didampingi Koordinator Tagana Banyumas Ady Candra saat melakukan koordinasi dengan tim SAR gabungan sebelum melakukan pencarian terhadap seorang pencari kayu bakar yang dilaporkan hilang di Banyumas. ANTARA/HO-Basarnas Cilacap

Korban berangkat mencari kayu bakar di Igir Pulosari, Grumbul Karangnangka, Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang.
Banyumas (ANTARA) - Seorang warga Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hilang saat mencari kayu bakar, kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari BPBD Kabupaten Banyumas, korban diketahui bernama Kalisun (59), warga Grumbul Kidang Kencana RT 01/RW 01, Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Banyumas," kata I Nyoman Sidakarya di Banyumas, Selasa.

Korban diketahui berangkat mencari kayu bakar di Igir Pulosari, Grumbul Karangnangka, Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, pada hari Senin (1/3) pukul 04.30 WIB.

Baca juga: Tim SAR temukan nelayan yang tenggelam di selatan Nusakambangan

Selanjutnya, pada hari Senin (1/3) pukul 09.00 WIB korban mendatangi rumah adiknya, Warsan (56), untuk menitipkan kayu bakar yang telah diperolehnya.

"Saat adiknya bertanya akan ke mana lagi, korban mengatakan hendak mengambil sisa kayu bakar yang masih ditinggal di Igir Pulosari," katanya.

Berdasarkan informasi pihak keluarga, kata Nyoman, korban biasanya pulang ke rumah pada pukul 12.00 WIB. Akan tetapi, hingga pukul 17.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.

Oleh karena itu, pihak keluarga dan warga sekitar berinisiatif mencari korban namun hasilnya nihil.

"Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat yang diteruskan ke Polsek Purwojati, Koramil Purwojati, dan tim SAR. Namun, setelah pencarian hingga hari Selasa (2/3) pukul 01.00 WIB, korban belum ditemukan," katanya.

Baca juga: Basarnas cari empat korban kecelakaan perahu di Cilacap

Setelah menerima informasi orang hilang tersebut, pihaknya segera memberangkatkan satu regu Basarnas Cilacap ke lokasi kejadian guna menggelar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama potensi SAR lainnya.

Operasi SAR tersebut melibatkan personel Basarnas Cilacap, Polsek Purwojati, Koramil Purwojati, BPBD Kabupaten Banyumas, Tagana Banyumas, Ubaloka, RAPI Banyumas, Pemuda Pancasila, dan warga sekitar.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gletser Himalaya pecah, 18 orang tewas dan lebih dari 200 orang hilang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar