BRGM rehabilitasi 16.319 hektare mangrove di Bangka Belitung

BRGM rehabilitasi 16.319 hektare mangrove di Bangka Belitung

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan (ketiga kiri) saat berkunjung ke Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). ANTARA/Aprionis

Saya akan libatkan masyarakat lokal baik di Bangka maupun Belitung untuk restorasi mangrove ini
Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) akan merehabilitasi 16.319 hektare hutan mangrove di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengalami kerusakan, guna melestarikan kembali ekosistem daerah itu.

"Kita telah melakukan pemetaan indikatif kondisi ekosistem mangrove nasional dan mendapatkan data, ada 80.761 hektare ekosistem mangrove di Babel dalam kondisi rusak," kata Kepala BRGM Hartono di Pangkalpinang, Babel, Selasa.

Ia mengatakan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perpres Nomor 220 Tahun 2020 yang menjadikan Provinsi Bangka Belitung bersama delapan provinsi lainnya untuk melaksanakan rehabilitasi mangrove.

Kedelapan provinsi itu adalah Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat.

"Kita menargetkan pada 2021 ini dapat rehabilitasi mangrove di Kepulauan Bangka Belitung seluas 16.319 ha, dengan rincian 3.069 ha yang berada di kawasan konservasi, sementara 13.250 hektare di luar kawasan konservasi," katanya.

Menurut dia, perlu dilaksanakan kegiatan rehabilitasi padat karya berbasis desa dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah.

Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman menyatakan siap menyukseskan mandat yang diberikan oleh Presiden RI melalui perpres itu.

"Saya akan libatkan masyarakat lokal baik di Bangka maupun Belitung untuk restorasi mangrove ini," katanya.

Menurut dia, dalam menyukseskan program ini, Pemprov Babel akan mengembangkan pengelolaan hutan bakau yang memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar, salah satunya budi daya kepiting bakau.

Di samping itu, lokasi restorasi mangrove akan menjadi lokasi edukasi dan pariwisata dalam pelestarian kawasan pinggiran pantai.

"Kawasan hutan mangrove di Babel harus tetap terjaga kelestariannya, walaupun daerah ini dikenal sebagai daerah tambang," ujarnya.

Baca juga: Lantik pejabat eselon I, Kepala BRGM ingin percepat restorasi gambut
Baca juga: BRGM: Rehabilitasi mangrove untuk pemulihan lingkungan dan ekonomi
Baca juga: Pemerintah Bangka Belitung berupaya pulihkan kawasan hutan mangrove

Pewarta: Aprionis
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Relawan tanam mangrove untuk tempat hidup bekantan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar