Klaten (ANTARA News) - Seorang pemuda, Darmono (20) warga Desa Ngemplak Seneng, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, tega mencabuli seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP), SY (12), karena dia tidak tahan setelah melihat video mirip artis Ariel-Luna dan mirip Cut Tari.

Kepala Kepolisian Resort Klaten, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Djaka Santosa didampingi Kepala Satuan Reskrim, AKP Edy Suranta Sitepu, di Klaten, Jateng, Selasa, mengatakan, akibat perbuatan tersangka melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut dapat jeratan Undang Undang perlindungan anak.

"Tersangka dijerat UU RI nomor 23, Pasal 81 ayat 1, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menjelaskan, perbuatan kasus pencabulan oleh tersangka dilakukan, di rumah pelaku, pada pertengahan Juni 2010. Tersangka ditangkap oleh polisi, pada pekan lalu, setelah ada laporan dari keluarga pihak korban.

Menurut Kasat, peristiwa kasus pencabulan tersebut berawal dari tersangka yang diketahui pernah menjalin hubungan asmara dengan korban. Tersangka mengajaknya membeli minuman keras di warung seputar Jalan Manisrenggo-Prambanan, Klaten.

Tersangka kemudian memaksa korban menenggak minuman keras hingga keduanya mabuk, di persawahan Desa Nagsri, Manisrenggo.

"Korban di tempat itu, dipaksa minum oleh tersangkan hingga mabuk," kata Kasat.

Tersangka kemudian membawa korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi AB 2341 VD, ke rumahnya. Tersangka yang terpengaruh minuman keras kemudian niat bejatnya dengan mencabuli korban.

Polisi setelah menerima laporan pihak keluarga korban langsung menangkap tersangka di rumahnya bersama sepeda motor dan baju milik korban sebagai barang bukti.

Tersangka Darmono mengaku, melakukan perbuatan tersebut akibat menonton video mesum mirip Ariel-Luna dan mirip Cut Tari

"Saya tidak dapat menahan setelah menonton video mesum mirip Ariel," kata tersangka yang mengaku bekerja sebagai penambang pasir. (*)
(ANT/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010