Pesawaran (ANTARA News) - Tiga belas warga Kabupaten Pesawaran digigit anjing yang diduga terjangkit rabies, demikian Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pesawaran, Emi Yeni Erniati, di Pesawaran, Rabu.

"Kini para korban ditangani pihak puskesmas terdekat dan ada yang langsung dibawa ke RS Abdul Moeloek," ujar Emi.

Ia mengatakan, seluruh korban gigitan digigit pada dua hari berbeda dan dua anjing berbeda.

"Setelah pihak dinas telusuri, ternyata dari 13 warga tersebut enam korban digigit oleh anjing yang sama di Kecamatan Gedungtataan, sedangkan tujuh lainnya di Kecamatan Way Lima," ungkap Emi.

Kebetulan, sambung dia, permukiman-permukiman itu saling berdekatan sehingga terjangkau oleh anjing gila tersebut.

"Anjing tersebut diduga terjangkit rabies karena berdasarkan pengakuan warga, pada mulutnya mengeluarkan busa. Selain itu, biasanya hewan anjing di kawasan tersebut tidak pernah menyerang manusia karena dijadikan hewan peliharaan," papar dia.

Namun, tambah dia, anjing yang menggigit tersebut bukan dari hewan peliharaan masyarakat, melainkan anjing liar yang sering berkeliaran di daerah itu.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pesawaran daerah endemis gigtan anjing rabies tersebut tersebar di Kecamatan Punduhpidada, Padangcermin, Gedungtataan, Way Lima dan Kedondong.

Ke 13 korban tersebut tujuh warga digigit di Desa Tanjung ayun, Margodadi, dan Way Harong Kecamatan Way Lima, dan enam orang lainnya di Desa Taman Sari, Wiyono, dan Kebagusan Kecamatan Gedungtataan.(*)

ANT/AR09

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010