67 pekerja migran dinyatakan sembuh setelah dirawat di RSLI

67 pekerja migran dinyatakan sembuh setelah dirawat di RSLI

Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Jatim Arief Darmawan saat melakukan pengawasan PMI yang baru tiba di Asrama Haji Surabaya, Minggu (30/05/2021). (ANTARA Jatim/HO/FA)

Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 67 pekerja migran Indonesia asal Jawa Timur dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Kota Surabaya sehingga diperbolehkan kembali ke daerah asalnya masing-masing.

"Sampai hari ini ada 67 pasien yang boleh pulang usai terkonfirmasi dua kali negatif hasil tes usap PCR. Rinciannya, 38 laki-laki dan 29 perempuan," ujar Ketua Pelaksana Relawan Program Pendampingan Keluarga Pasien COVID-19 RSLI Radian Jadid di Surabaya, Minggu malam.

Seluruh pasien sembuh, kata dia, setelah menjalani isolasi, perawatan serta penyembuhan di RSLI, lalu dikembalikan ke Pemprov Jatim untuk ditindaklanjuti berupa pemberian surat jalan dari Dinas Perhubungan Jatim dan penerimaan atau penjemputan dari Pemkab masing-masing.

Baca juga: 594 PMI masih jalani karantina di Batam

Berdasarkan data, sejak 28 April 2021 atau kedatangan pertama kali PMI ke Jatim hingga Minggu siang tadi, total lebih dari 11 ribu orang telah tiba, yang kemudian dilakukan tes usap dan sebanyak 120 orang dinyatakan positif COVID-19.

Dengan kepulangan 67 orang maka yang mendapatkan perawatan dan masih harus menjalani isolasi sebanyak 53 orang, yang rinciannya 26 perempuan dan 27 laki-laki.

"Sebagian besar atau 90 orang lebih PMI datang asal Malaysia, kemudian Singapura belasan orang dan beberapa orang lainnya asal Brunei Darussalam, Belanda, Hong Kong dan Jepang," ucap dia.

Dari total yang menjalani perawatan, terdapat dua orang pasien yang terkonfirmasi COVID-19 varian baru.

Pasien yang terkonfirmasi varian baru B.117 (strain Inggris) berinisial P, masuk dengan gejala ringan tanpa kormobid atau penyakit penyerta, setelah 14 hari perawatan kondisi klinisnya terus membaik dan dikonfirmasi dua kali tes usap negatif.

Baca juga: BP2MI: 7.300 PMI kembali dari Malaysia pada Juni-Juli 2021

Sedangkan, pasien terkonfirmasi varian baru B.1351 (strain afrika Selatan) berinisial M masuk tanpa gejala, namun komorbid, dan setelah 18 hari perawatan serta terkonfirmasi dua kali tes usap negatif, ditambah kondisi klinisnya membaik.

Kedua pasien yang masing-masing asal Kabupaten Jember dan Kabupaten Sampang tersebut telah dinyatakan sembuh dan sudah keluar rumah sakit.

Di sisi lain, berdasarkan data dari tim Satpol PP Jatim bertugas di Asrama Haji Surabaya, pada hari ini tiba sekitar 233 orang PMI yang menumpang dua pesawat asal Singapura dan Malaysia.

Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Jatim Arief Darmawan menyampaikan pihaknya bersiaga 24 jam di Asrama Haji yang dijadikan tempat kedatangan, sekaligus isolasi bagi PMI terkonfirmasi negatif.

"Petugas selalu siap di sini, sekaligus memantau para PMI yang baru datang, maupun yang sudah dinyatakan boleh pulang," tutur Danwas Wawan, sapaan akrabnya.

Baca juga: 13.541 pekerja migran Indonesia asal NTB kembali ke kampung halaman

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jatim antisipasi pemudik Idul Adha cegah lonjakan COVID-19 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar