Kabanjahe (ANTARA News) - Warga yang tinggal di pengungsian akibat meletusnya Gunung Sinabung Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara ingin segera kembali ke rumah masing-masing.

"Kapan kami bisa pulang? Kami ingin pulang tapi karena belum ada pemberitahuan kami tidak berani," kata salah seorang pengungsi, Sofiana Beru Sitepu di Jambur Kabanjahe, Senin.

Sofiana adalah warga desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Karo yang sudah berada di posko pengungsian jumbur Simbakata sejak Sinabung Meletus.

Ia bersama kedua anaknya tinggal diposko pengungsian dan tidak pernah pulang ke rumah mereka yang jaraknya sekitar 4,5 km dari Gunung Sinabung.

Sehari-hari Sofiana dan para pengungsi lainnya hanya berada di posko tanpa kegiatan sehingga mereka mengaku bosan.

Seperti juga dikatakan Rasita, sehari-harinya mereka hanya duduk-duduk sambil bercerita dan makan sirih.

"Kami butuh kegiatan, kalau seperti ini hanya duduk-duduk saja bosan dan menambah beban pikiran, biasanya kami berkebun," ujar Rasita.

Rasita yang juga warga desa Kuta Tengah mengaku sejak mengungsi ia belum pulang ke rumah sedangkan suaminya tidak tinggal di posko karena harus menjaga tempat tinggal mereka.

Biasanya warga pulang ke rumah masing-masing pada pagi hari untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan kembali ke posko pengungsian pada malam hari.

Kondisi tersebut menurut Gideon warga desa Beganding Kecamatan Simpang Empat menyulitkan mereka.

"Kami merasa was-was melakukan kegiatan sehari-hari ingin keadaan seperti ini segera berakhir sehingga bisa kembali berladang dan beternak," kata Gideon.
(D016/A024)

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2010