Pamekasan (ANTARA News) - Tunggakan pembayaran rekening listrik di Madura, Jawa Timur, mencapai Rp9 miliar, dan merupakan tunggakan tertinggi dibanding daerah lain di Indonesia.

"Dari nilai tunggakan Rp9 miliar itu, tertinggi di Kabupaten Pamekasan yakni mencapai Rp1,3 miliar selanjutnya Sampang dan Bangkalan masing-masing Rp1 miliar rupiah lebih dan tunggakan terendah Sumenep, yakni hanya sekitar Rp600 juta," kata manajer Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) PLN Pamekasan, Grahito, Kamis.

Ia menjelaskan, tunggakan tagihan rekening listrik sebesar Rp9 miliar tersebut dalam 8 bulan terakhir ini, yakni terhitung mulai Januari hingga Agustus 2010. Jumlah tersebut meningkat dibanding tunggakan listrik pada Juni lalu. Sebab ketika itu tunggakan pelanggan listrik di wilayah Madura hanya mencapai Rp5,6 miliar dari total tunggakan pelanggan PLN di wilayah Jawa Timur sebesar Rp40,1 miliar.

"Jadi dalam dua bulan terakhir peningkatan tunggakan tagihan rekening pelanggan mencapai Rp3,4 miliar," kata Grahito menjelaskan.

Menurut Grahito, selain tunggakan tagihan rekening yang tinggi, yang juga kerap menjadi persoalan layanan PLN di Madura, khususnya Pamekasan ialah tingkat kesadaran masyarakat.

Ia menjelaskan, meski pemerintah telah mencanangkan gerakan anti pemadaman listrik karena ketersediaan daya telah mencukupi, di wilayah Kabupaten Pamekasan aliran listrik masih sering padam, akibat terganggu mainan layang-layang.

Selain itu banyak warga yang tidak bersedia menebang pohon, terutama yang dekat dekat dengan kabel listrik, sehingga jika ada angin kencang dan pohon roboh, itu berpotensi terjadinya pemadaman.

"Namun saat ini kami telah melakukan berbagai upaya pendekatan, termasuk meminta bantuan ulama untuk mengatasi persoalan ini," katanya menjelaskan.

Sementara terkait dengan tingginya tunggakan tagihan rekening listrik, menurut Grahito, pihaknya telah menggiatkan kinerja Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk melakukan operasi serta memutus aliran listrik bagi pelanggan yang nunggak hingga 3 bulan.

"Harapan kami tentunya agar tunggakan listrik di Pamekasan ini bisa ditekan semaksimal mungkin," tutur Grahito.

Data PLN Distribusi Jatim yang direalis Juni lalu menyebutkan, tunggakan pelanggan PLN di area Pamekasan yang meliputi empat kabupaten di Madura, memang terbanyak di banding kabupaten lain di Jawa Timur.

Namun ketika itu, dari total Rp40,1 miliar, khusus untuk wilayah Madura hanya Rp5,6 miliar. Selanjutnya wilayah Kabupaten Jember merupakan penunggak terbanyak kedua, yakni sebesar Rp4,7 miliar, dan terbanyak ketiga Surabaya Selatan, sebesar Rp4,3 miliar. (ANT/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010