Dhaka (ANTARA News) - Hampir setengah juta warga Bangladesh Sabtu kehilangan rumah setelah tiga hari dilanda badai, yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan menyebabkan 50 lainnya hilang, kata para pejabat dan media setempat Sabtu.

Dua ratus nelayan semula dilaporkan hilang di Teluk Bengali pada Kambis, namun 150 di antara telah kembali ke pantai pada Jumat.

Badai yang berasal dari laut menewaskan banyak warga Bangladesh hampir setiap tahun.

Sekitar 3.500 orang tewas akibat Topan Sidr pada November 2007, dan ratusan lainnya meninggal ketika Badai Aila menghantam negara itu pada 2009.

Daerah-daerah pantai, yang merupakan tempat tinggal bagi lebih dari 15 juta orang, banyak di antara mereka yang tinggal di gubug-gubug dibuat dari bambu dan jerami, berulang kali babak belur dihantam gelombang setinggi lima kaki (1,5 meter), yang menyebabkan banjir di kota dan desa.

Badai juga membawa hujan dengan curah 300 mm (12 inci), yang menyebabkan terjadinya banjir bandang.(*)

Reuters/H-AK/M043

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010