Jakarta (ANTARA News) - PT Bakrieland Development Tbk., (ELTY) menargetkan pendapatan hingga akhir tahun ini akan mencapai Rp1,3 triliun.

Sampai kuartal ketiga, pendapatan Bakrieland telah mencapai sekitar Rp900 miliar, kata Presiden Direktur & CEO Bakrieland, Hiramsyah S. Thaib, di Jakarta.

"Secara historis, pendapatan kuartal ke empat cenderung jauh lebih tinggi dibanding kuartal lainnya. Pendapatan kuartal ke empat ini didukung oleh unit bisnis Landed Residential and Hotel & Resort," katanya.

Thaib mengatakan, tahun ini saham Bakrieland kembali menjadi salah satu saham properti paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai rata-rata perdagangan harian melebihi Rp50 miliar.

"Nilai transaksi harian sebesar ini sangat jauh bila dibandingkan dengan rata-rata nilai perdagangan harian saham-saham properti yang tercatat di BEI," ujarnya.

Hal ini, kata Thaib, mencerminkansaham Bakrieland memiliki fundamental dan prospek yang baik ke depan.

Ia menambahkan, tren peningkatan permintaan atas produk-produk pengembang properti diperkirakan akan berlanjut di tahun 2011, setelah permintaan di tahun 2010 meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

"Hal ini didukung oleh estimasi Pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di tahun 2010 mencapai 6 persen dan tahun 2011 meningkat menjadi 6,4 persen," katanya.

Estimasi Pemerintah untuk suku bunga acuan (BI rate) yang tetap 6,5 persen juga turut mendukung industri properti di tanah air, kata Thaib.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, menurut dia, pertumbuhan sektor properti di tanah air diperkirakan masih didominasi wilayah Jabodetabek. Hal ini tidak terlepas dari pertumbuhan yang tinggi pada daerah-daerah ini.

"Di tahun 2010, jumlah pasokan baru di seluruh sektor properti terus bertumbuh dan permintaan belum direspon secara maksimal. Pasar properti ke depan sesungguhnya masih sangat menjanjikan," ujar Hiramsyah.

Terkait proyek jalan tol pertama Bakrieland yang menghubungkan Kanci (Cirebon) dengan Pejagan (Brebes) dan merupakan bagian jaringan Jalan Tol Trans Jawa, kata Hiramsyah, telah menunjukan tren peningkatan lalu lintas harian sekitar 20 persen setiap bulannya dibanding dengan lalu lintas harian di awal beroperasinya pada bulan Januari tahun ini.

"Dengan optimisme yang tinggi atas proyek jalan tol, Bakrieland saat ini sedang mengembangkan tiga ruas baru yaitu Ciawi-Sukabumi, Pejagan-Pemalang, dan Batang-Semarang," katanya.

Ketiga jalan tol itu, lanjut dia, telah mendapatkan komitmen dukungan dana dari Pemerintah dalam bentuk BLU (Bantuan Layanan Umum) sebesar Rp1,2 triliun yang dapat mempercepat proses pengembangan jalan tol tersebut.
(T.KR-ZMF/A027/P003))

Pewarta:
Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010