Pasien COVID-19 meninggal dunia di Bangka Tengah 144 orang

Pasien COVID-19 meninggal dunia di Bangka Tengah 144 orang

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Babel Zaitun (FOTO ANTARA/ahmadi)

Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat terjadi penambahan pasien COVID-19 yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang, dari sebelumnya 137 pasien bertambah menjadi 144 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun di Koba, Senin, mengatakan tercatat 723 pasien masih dirawat (kasus aktif) dan pasien yang dirawat tersebar pada beberapa rumah karantina dan yang memiliki gejala berat, dirawat di rumah sakit.

Ia menyebutkan, hingga hari ini total warga yang terkonfirmasi positif corona tercatat sebanyak 5.857 orang dengan rincian sebanyak 4.990 sudah dinyatakan sembuh, 723 masih dirawat (kasus aktif) dan sebanyak 144 orang dinyatakan meninggal dunia

Pihaknya mengimbau kepada warga tidak terlena dan terus hati-hati dengan penyebaran virus COVID-19.

"Grafik kasus terus meningkat dan jumlah pasien yang meninggal dunia terus bertambah, maka saya meminta warga lebih taat protokol kesehatan," katanya.

Berdasarkan data sebaran kasus, kata dia, tercatat tiga kecamatan dinyatakan rawan yaitu Kecamatan Pangkalanbaru, Namang, Koba dan Kecamatan Simpangkatis dengan tingkat temuan kasus lebih tinggi dibanding tiga dari enam kecamatan di daerah itu.

Penyebaran kasus virus corona baru terendah tercatat di Kecamatan Lubuk Besar dan Kecamatan Sungaiselan.

Data tabulasi juga mencatat usia warga rentan terpapar virus corona baru yaitu 55 hingga 69 tahun.

Pewarta: Ahmadi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pangkalpinang, pertumbuhan Qris tertinggi di Babel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar