MRT Jakarta alami gangguan operasional karena aliran listrik putus

MRT Jakarta alami gangguan operasional karena aliran listrik putus

Foto udara jembatan layang (skybridge) penghubung Stasiun MRT Asean dan Halte Transjakarta CSW di Jakarta, Rabu (11/8/2021). Skybridge penghubung transportasi MRT Jakarta dan Transjakarta Koridor 13 itu akan memiliki sistem pembayaran tiket terintegrasi yang disiapkan melalui Jak Lingko. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

Jakarta (ANTARA) - Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta mengalami gangguan operasional pada pukul 13.41 WIB karena pasokan listrik terputus sehingga perjalanan kereta sempat terhambat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, seluruh penumpang dalam kereta Ratangga tersebut telah dievakuasi.

"Seluruh penumpang yang berada di 4 rangkaian kereta yang masih berada di lintasan telah selesai dievakuasi dengan aman ke Stasiun Istora Mandiri, Lebak Bulus Grab dan Blok A," kata Ahmad Pratomo di Jakarta, Jumat.

Saat ini operasional di seluruh stasiun telah kembali normal. Operasional Ratangga saat ini dalam tahap pemulihan dan diperkirakan selesai pada pukul 15.00 WIB.

MRT Jakarta akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian ini.

"Kepada pengguna jasa MRT Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas kektidaknyamanan yang ditimbulkan," kata Ahmad Pratomo.
Baca juga: Pemasangan dinding penahan, MRT rekayasa lalu lintas Jalan Thamrin
Baca juga: MRT targetkan bangun kawasan terintegrasi Dukuh Atas mulai Oktober

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Progres proyek MRT Fase II capai 20,46 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar