Dinkes catat 99 persen RT di Cianjur masuk zona hijau

Dinkes catat 99 persen RT di Cianjur masuk zona hijau

Sekretaris Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, dr Irvan Nur Fauzy. ANTARA/Ahmad Fikri.

Cianjur (ANTARA) - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat hampir 99 persen atau 10.415 RT di wilayah Cianjur, berstatus zona hijau, sedangkan sisanya masih bestatus kuning, bahkan tingkat penularan terus menurun selama tiga pekan terakhir.

"Kami melihat status masing-masing wilayah yang sudah mulai nol kasus mencapai 99 persen, sedangkan sisanya menuju hijau. Kami berharap setelah evaluasi pekan ini, Cianjur masuk ke level 1," kata Sekretaris Dinkes Cianjur, Irvan Nur Fauzy di Cianjur Senin.

Ia menjelaskan, saat ini, tinggal puluhan RT yang masih berstatus kuning, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk terus menekan angka penularan termasuk menggencarkan vaksinasi dan penelusuran dengan melibatkan seluruh puskesmas.

Tes cepat dan usap antigen, digencarkan setiap pekannya, di mana secara acak tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas diwajibkan mengambil sampel dari 275 orang setiap pekannya dan dapat mengambil langkah cepat untuk penanganan.

Baca juga: Satgas COVID-19 Cianjur catat angka penularan terus menurun

Baca juga: Testing COVID-19 harian tidak tercapai karena kuota tes PCR terbatas


"Upaya cepat dan antisipasi dapat menekan angka penularan yang saat ini, hanya 70 kasus per pekan. Sebelumnya angka penularan mencapai 600 orang setiap pekan. Kami berharap dalam pekan ini, Cianjur nol kasus," katanya.

Tidak hanya tingkat penularan, selama empat pekan terakhir, tingkat kematian akibat COVID-19 di Cianjur, nol kasus. Tingkat keterisian ruang isolasi terpusat sudah rendah termasuk di rumah sakit yang mulai kosong.

Sedangkan Bupati Cianjur Herman Suherman mengimbau warga Cianjur tetap menerapkan prokes ketat dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat beraktivitas di luar rumah, agar penularan tidak kembali meningkat seiring rendahnya penularan.

"COVID-19 masih ada, jangan sampai kita menjadi lengah seiring menurunnya kasus. Justru kami imbau warga untuk tetap waspada dengan cara menerapkan prokes ketat dan AKB. Harapan kami setelah ini Cianjur masuk ke level 1," katanya.*

Baca juga: RSUD Cianjur tutup sementara poliklinik karena nakes positif COVID-19

Baca juga: Seribuan karyawan pabrik diliburkan karena enam orang positif COVID-19

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menghilangkan penat akhir pekan di Kebun Raya Cibodas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar