Varian Delta Plus menyebar di ibu kota Laos

Varian Delta Plus menyebar di ibu kota Laos

Arsip - Relawan Palang Merah Laos melakukan sosialisasi tentang COVID-19 dan cara mencegahnya di sebuah pasar di Vientiane, Laos April 2020. (ANTARA/Palang Merah Laos/HO via Reuters)

Vientiane (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Laos mengatakan bahwa varian virus corona Delta Plus kini menyebar di ibu kota Vientiane.

Dirjen Departemen Pengendalian Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan Rattanaxay Phetsouvanh saat jumpa pers Senin menyebutkan bahwa 52 kasus impor dan 162 kasus lokal baru tercatat dalam sehari. Angka itu menambah jumlah keseluruhan menjadi 19.399 kasus.

Menurut Phetsouvanh, kasus komunitas di Vientiane terus meningkat dengan ditemukannya varian Delta Plus pada penderita COVID-19.

Varian Delta Plus merupakan versi mutan dari varian Delta dan sangat menular.

Baca juga: Laos tanpa kasus baru COVID-19 selama 60 hari

Vientiane, yang mencatat lonjakan kasus COVID-19 di pabrik-pabrik garmen, menerapkan penguncian ketat mulai Minggu malam (19/9) hingga 30 September.

Hingga Senin total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Laos mencapai 19.399 kasus, dengan 16 kematian.

Sebanyak 15.128 pasien telah sembuh dari penyakit tersebut dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Laos pertama kali melaporkan dua kasus pertama COVID-19 mereka pada 24 Maret tahun lalu.

Sumber: Xinhua

Baca juga: COVID-19 melonjak, Laos tutup akses ke ibu kota
Baca juga: Laos laporkan 170 kasus baru COVID-19

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pakar: Belum ada bukti varian Delta Plus lebih berbahaya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar