DKI sepekan, vaksinasi remaja hingga dokumen klarifikasi Formula E

DKI sepekan, vaksinasi remaja hingga dokumen klarifikasi Formula E

Dua remaja menunjukkan kartu bukti vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Jakarta, Kamis (15/7/2021). Pemerintah menargetkan dapat memvaksin COVID-19 kepada 26,7 juta anak-anak dan remaja, sementara hingga Selasa (13/7) vaksinasi untuk anak-anak dan remaja telah dilakukan kepada 145 ribu orang untuk dosis pertama dan 14 ribu orang untuk dosis kedua. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah kabar di DKI Jakarta pada periode 25 September hingga 1 Oktober 2021 direkam dan diberitakan oleh Redaksi Metropolitan Kantor Berita Antara dan masih layak untuk menjadi bahasan pada Sabtu ini.

Adapun pemberitaan di Jakarta yang menarik untuk diulas kembali, mulai dari persoalan izin orang tua terkait vaksinasi remaja, hingga kemunculan dokumen klarifikasi Formula E oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Sepekan Jakarta, larangan kawal moge hingga sanggahan Ketua DPRD DKI

Berikut rangkuman berita metropolitan sepekan yang diberitakan Kantor Berita Antara pada periode 25 September hingga 1 Oktober 2021:

1. Persoalan izin orang tua sebabkan vaksinasi remaja tersisa 15 persen

Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan faktor izin orang tua menyebabkan pencapaian vaksinasi terhadap anak dan remaja tinggal tersisa 15 persen, padahal vaksin COVID-19 untuk usia 12-17 tahun telah berjalan sejak awal Juli 2021 lalu.

"Sekarang ini masih ada 15 persen remaja yang harus kita dorong untuk segera vaksin. Penyebab masih adanya data itu, salah satu penyebabnya ialah izin orang tua yang tidak mau anaknya divaksin lantaran khawatir dengan efek sampingnya," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta, Sabtu.

Selengkapnya di sini.

2. Anies ibaratkan terkendalinya COVID di DKI seperti film Avengers

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengibaratkan terkendalinya kasus COVID-19 di Ibu Kota berkat kerja sama semua pihak seperti di film Avengers yang banyak memiliki pahlawan.

"Ini karena kolaborasi, kerja sama, tidak bisa dikerjakan sendiri. Jadi, ini Avengers, bukan pahlawan tunggal, pahlawannya banyak," kata Anies ketika memberikan sambutan Bulan Bhakti Karang Taruna DKI di Jakarta Pusat, Minggu.

Selengkapnya di sini.

3. Limbah medis di DKI naik 200 persen sejak Juni 2021

Jakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan bahan berbahaya dan beracun (B3) atau limbah medis meningkat hingga 200 persen sejak Juni 2021.

Limbah medis tersebut terdiri dari alat pelindung diri bekas, hasil swab PCR, antigen, dan sampah vaksinasi.

Selengkapnya di sini.

4. Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Viani Limardi diberhentikan

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) memberhentikan Viani Limiardi sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara DPP PSI Aryo Bimo saat dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini.

5. Marsudi dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD soal rapat interpelasi

Jakarta (ANTARA) - Tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta dan empat Wakil Ketua DPRD DKI melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait persoalan rapat paripurna interpelasi Formula E,

"Yang dilaporkan Ketua. Ketua DPRD. Bukti pendukungnya surat undangan itu (surat bamus), yang dibikin setelah surat undangan bamus yang agendanya hanya tujuh. Kemudian surat undangan Selasa ini yang tanpa paraf juga," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik di ruangan BK DPRD DKI Jakarta, Selasa.

Selengkapnya di sini.

Baca juga: Sepekan DKI, perayaan Imlek hingga banjir

6. Pemprov DKI nyatakan biaya komitmen Formula E tak sampai triliunan

Jakarta (ANTARA) - Pemprov DKI Jakarta menyatakan biaya komitmen (commitment fee) untuk penyelenggaraan Formula E nilainya tidak sampai triliunan rupiah seperti berita yang beredar.

Dalam dokumen klarifikasi Formula E yang dikeluarkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta pada laman Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta, disebutkan biaya komitmen yang dibayar hanya Rp560 miliar (untuk tiga tahun), bukan Rp2,3 triliun (untuk lima tahun).

Selengkapnya di sini.

7. Jakarta kembali alami deflasi 0,06 persen pada September 2021

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat Jakarta kembali mengalami deflasi sebesar 0,06 persen pada September 2021 di tengah pelonggaran PPKM level tiga, setelah pada Agustus 2021 sempat inflasi 0,08 persen.

“Harga agregat barang dan jasa di Jakarta mengalami penurunan 0,06 persen pada September,” kata Kepala BPS DKI Jakarta Buyung Airlangga di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya di sini.

8. Dokumen klarifikasi Formula E muncul untuk meluruskan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memunculkan dokumen klarifikasi Formula E untuk meluruskan polemik terkait balap mobil listrik tersebut, terutama soal pembiayaan yang tinggi.

"Kan di luaran beredar pembiayaannya dianggap fantastis, itu kan harus dijawab. Daripada dijawab orang per orang, lebih baik dijawab resmi oleh PPID sehingga di situ dapat dengan jelas, kan informasinya sampai Rp2,3 T. Itu kan tidak betul, tidak pernah kita membayar komitmen fee segitu," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis malam.

Selengkapnya di sini.

Baca juga: Sepekan, DKI antisipasi banjir hingga buka lowongan pelacak kontak

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Remaja Bukit Gado-gado Padang bantu sukseskan vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar