Liga Champions

Simeone jelaskan alasan tidak lakukan jabat tangan dengan Jurgen Klopp

Simeone jelaskan alasan tidak lakukan jabat tangan dengan Jurgen Klopp

Manajer Atletico Madrid Diego Simeone memberi arahan saat mendampingi timnya menghadapi Granada dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion Nuevo Los Carmenes, Granada, Spanyol, Sabtu (13/2/2021). (ANTARA/REUTERS/Jon Nazca)

Saya tidak selalu berjabat tangan dengan pelatih (lawan) seusai pertandingan karena saya tidak suka itu
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menjelaskan alasan dirinya tidak melakukan jabat tangan dengan pelatih Liverpool Jurgen Klopp selepas laga di Liga Champions.

Dikutip dari football-espana, Rabu, Simeone menjelaskan dirinya tidak melakukan jabat tangan selepas laga dengan Klopp karena memang dirinya tidak suka melakukan kebiasaan tersebut.

"Saya tidak selalu berjabat tangan dengan pelatih (lawan) seusai pertandingan karena saya tidak suka itu," ujar Simeone.

Baca juga: Dikalahkan Liverpool, Diego Simeone abaikan jabat tangan Jurgen Klopp

Pelatih asal Argentina itu lanjut menjelaskan, alasan dirinya tidak melakukan jabat tangan setelah laga karena hal tersebut tidak sehat baik untuk pemenang dan yang kalah.

Meski mempunyai pandangan seperti itu, Simeone mengatakan saat ini dia akan berjabat tangan dengan Jurgen Klopp karena sudah melihatnya dan itu bukanlah sebuah masalah.

“Itu tidak sehat untuk pemenang atau pecundang. Saya berpikir seperti itu. Tapi sekarang, ketika saya melihatnya, saya akan menyapanya tanpa masalah," jelas Simeone.

Soal pertandingan melawan Liverpool, Simeone menilai ini adalah pertandingan yang sulit dengan melawan tim yang mempunyai permainan bagus dan kerap mencetak banyak gol.

Baca juga: Jurgen Klopp akui tidak peduli Liverpool menang dengan cara "kotor"

Ia menilai Atletico Madrid memulai pertandingan tidak sesuai dengan yang mereka inginkan dan ketika berhasil mencetak gol kedua, permainan timnya mulai berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

"Sebuah pertandingan sulit melawan musuh yang mempunyai permainan luar biasa dan kerap memenangi laga dengan banyak gol. Kami tidak memulai pertandingan seperti apa yang kami inginkan tapi setelah gol kedua kami mulai bermain sesuai dengan yang apa kami harapkan," ungkap Simeone.

Pada pertandingan ini, Atletico Madrid harus mengakui keunggulan Liverpool dengan skor 2-3 setelah penyerang The Reds asal Mesir Mohamed Salah memastikan kemenangan melalui titik putih pada menit 78.

Di laga ini, Atletico Madrid sempat menyamakan kedudukan 2-2 melalui Antoine Griezmann sebelum akhirnya harus menelan kekalahan. Usai menelan kekalahan ini, Atletico Madrid masih berada di peringkat dua klasemen sementara Grup B Liga Champions dengan torehan 4 poin dari tiga laga.

Baca juga: Salah catatkan rekor baru di Liverpool usai cetak 2 gol lawan Atletico

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar