Kasus aktif COVID-19 di Garut tinggal 11 orang

Kasus aktif COVID-19 di Garut tinggal 11 orang

Humas Satgas Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita. (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)

Garut (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut menyampaikan kasus aktif pasien COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri tinggal 11 orang atau terjadi penurunan karena tidak banyak kasus baru, bahkan dalam sehari nihil kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

"Laporan dari Satgas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut kasus aktif COVID-19 saat ini 10 kasus isolasi mandiri dan 1 kasus isolasi di rumah sakit," kata Humas Satgas Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita di Garut, Selasa.

Ia menuturkan kasus aktif pasien COVID-19 di Garut lebih rendah dibandingkan dengan jumlah kasus pada sepekan sebelumnya, bahkan dua pekan lalu bisa lebih dari 20 kasus.

Turunnya kasus aktif itu, kata dia, karena adanya pasien yang selesai isolasi atau sembuh dari wabah COVID-19, dan sedikitnya kasus baru, bahkan laporan terakhir tidak ada kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: Semangat vaksinasi COVID-19 di daerah terpencil Garut

Baca juga: Capaian vaksinasi COVID-19 di Garut naik dari 27 menjadi 38,5 persen


"Sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Garut hari ini tidak ada penambahan kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19," katanya.

Ia menyampaikan tim medis Satgas Penanganan COVID-19 Garut terus melakukan penelusuran dan pemeriksaan tes usap terhadap orang yang kontak erat dengan pasien maupun yang sakit dengan gejala seperti COVID-19.

Hasil pemeriksaan di lapangan, kata dia, angka kasus tidak terlalu banyak, laporan harian sebelumnya ditemukan hanya satu orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Yeni menyampaikan meski kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 terjadi penurunan, atau tidak ditemukan bukan berarti masyarakat jadi lengah, seluruh pihak harus tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penularan wabah COVID-19.

"Protokol kesehatan tetap kami sosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19," kata Yeni.

Satgas Penanganan COVID-19 Garut melaporkan secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Garut sebanyak 24.725 kasus, terdiri dari 10 kasus isolasi mandiri, satu kasus dirawat di rumah sakit, 23.543 kasus dinyatakan sembuh, dan 1.171 kasus meninggal dunia.*

Baca juga: Dinkes Garut: Meski landai, masyarakat diimbau tetap waspada COVID-19

Baca juga: Vaksinasi rendah, Satgas COVID-19 Garut minta tambah vaksin lewat DPR

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jelang akhir tahun, capaian vaksin Sumbar 55 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar