Majalengka (ANTARA News) - Jalan raya Majalengka-Kuningan tepatnya di ruas Desa Sindang Panji, Cikijing, Majalengka, Jawa Barat, terputus akibat longsor sehingga memaksa arus lalu lintas dari kedua arah berbalik.

"Longsor sepanjang 20 meter terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa, dan jalan sama sekali tidak bisa dilewati, kecuali pejalan kaki," kata warga setempat Sukaryana.

Tanah longsor tersebut berasal dari tebing ketiggian 20 meter dan jatuh menutupi badan jalan raya tersebut.

Dikatakannya, sewaktu longsor tidak ada hujan. Memang tanahnya labil dan di jalur yang sama pernah terjadi lonsor tahun 2005.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas Binamarga Majalengka tampak sedang membersihkan ranting-ranting di tempat longsor, sementara alat berat masih menuju lokasi sekitar 30 kilometer dari Majelengka tersebut.

Beberapa anak sekolah yang naik kendaraan umum terpaksa berhenti sekitar dua kilometer dan dilanjutkan berjalan kaki menuju rumah masing-masing di Cikijing.

Sejumlah anggota polisi dan aparat keamdanan lainnya tampak berjaga-jaga lokasi tanah longsor tersebut.

Kapolsek Cikijing Kompol Jonson mengatakan kedaraan dari arah Kuningan maupun dari Majalengka terpaksa balik arah karena sama sekali tidak bisa lewat.

(ANTARA/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011