Liga Inggris

Crystal Palace rusak perayaan laga ke-200 Guardiola bersama City

Crystal Palace rusak perayaan laga ke-200 Guardiola bersama City

Gelandang Crystal Palace Conor Gallagher (kiri) merayakan golnya ke gawang Manchester City dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (30/10/2021). (ANTARA/REUTERS/ACTION IMAGES/Molly Darlington)

Jakarta (ANTARA) - Crystal Palace merusak perayaan laga ke-200 Pep Guardiola bersama Manchester City dengan mempecundangi juara bertahan Liga Inggris itu 2-0 di kandangnya sendiri Stadion Etihad dalam pertandingan pekan kesepuluh, Sabtu.

Wilfried Zaha membawa Palace memimpin cepat di awal laga sebelum City dipaksa main dengan sepuluh pemain karena kartu merah Aymeric Laporte di pengujung babak pertama.

Situasi timpang dimanfaatkan tim tamu untuk melengkapi kemenangan mereka lewat gol Conor Gallagher di pengujung laga, setelah gol balasan City yang dicetak Gabriel Jesus dianulir oleh VAR.

Walau kalah, City tetap menduduki posisi ketiga klasemen dengan 20 poin, tapi mereka kini tertinggal lima poin dari tim pemuncak Chelsea, yang pada saat bersamaan menang di pertandingan lain.

Baca juga: Jelang laga ke-200, Guardiola puas perkembangan City di tangannya

Sementara Palace, yang kembali ke jalur kemenangan setelah lima pertandingan nirmenang, merangsek naik ke urutan ke-13 dengan perolehan 12 poin, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Kendati mengawali pertandingan dengan menggalang pertahanan yang dalam, Palace sukses mencuri keunggulan lebih dulu pada menit keenam melalui gol Zaha.

Diawali keberhasilan Gallagher mencuri penguasaan bola dari Laporte, ia meneruskan bola kepada Zaha. Zaha lantas melakukan kerja sama umpan satu dua dengan Gallagher untuk melewati Ruben Dias sebelum menyelesaikannya dengan sepakan yang bersarang ke pojok tiang jauh City.

Upaya City membalas tak kunjung membuahkan hasil dan mereka malah harus kehilangan Laporte pada menit kedua injury time babak pertama setelah bek asal Spanyol itu gagal menyapu bola dan malah menjatuhkan Zaha, yang langsung disambut kartu merah dari wasit Andre Marriner. Keputusan Marriner awalnya sempat ditinjau oleh VAR, sebelum betul-betul disahkan.

Baca juga: Singkirkan Manchester City, Mark Noble puji penampilan Alphonse Areola

Di babak kedua, hanya dengan sepuluh pemain City terpaksa menerapkan skema 3-5-1 demi menebalkan lini tengah mereka.

Hasilnya, pada menit ke-60 Jesus berdiri bebas di area tiang jauh untuk menyelesaikan umpan Phil Foden ke gawang Palace. Tetapi, selebrasi para pemain City segera berlalu sebab VAR menganulir gol itu karena offside.

Perlahan tapi pasti situasi 10vs11 dirasakan oleh para pemain City, terlebih Palace memilih untuk tetap mengandalkan serangan-serangan balik.

Kemenangan Palace dilengkapi oleh Gallagher pada menit ke-88, yang dengan cermat menyelesaikan umpan sodoran Michael Olise untuk menaklukkan kiper Ederson Moraes.

Kedua tim bakal memainkan pertandingan lanjutan masing-masing pada Sabtu (6/11) pekan depan, saat Palace menjamu Wolverhampton di Selhurst Park, sementara City melakoni Derbi Manchester kontra Manchester United di Old Trafford.

Tiga hari sebelumnya, City bakal lebih dulu menjamu Club Brugge dalam lanjutan Liga Champions di Etihad.

Baca juga: West Ham kubur mimpi City juarai Piala Liga lima musim beruntun

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar