Jakarta (ANTARA News) - PSSI membentuk tim penyusun draf pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding jelang dilaksanakannya Kongres PSSI pada 26 Maret 2011.

"Tim ini akan menyusun tugas dan wewenang Komite tersebut," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu sore.

Menurut dia, ketetapan ini berdasarkan Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (8/3) dengan Ketua Tim Penyusun Ibnu Munzir dan Sekretaris Djoko Driyono dengan dibantu delapan anggota.

"Hasil kerja tim ini akan dilaporkan kepada Exco pada Kamis (10/3)," kata Sekjen.

Nugraha menegaskan bahwa tugas Komite Pemilihan dan Banding berdasarkan kepada empat aturan. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka akan mengacu pada Statuta FIFA, electoral code FIFA, peraturan organisasi untuk melaksanakan pembentukan kedua komite dan tata caranya, serta mengorganisasi pemilihan pengurus.

Soal kandidat Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, menurut Nugraha akan dilaksanakan Komite Pemilihan dan Komite Banding yang bekerja sebulan penuh.

Sebelumnya, Sekjen PSSI Nugraha Besoes menjelaskan pertemuan dua pengurus PSSI Dali Taher dan Nirwan D. Bakrie dengan perwakilan FIFA di Zurich pada 7 Maret lalu.

Keduanya bertemu Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke dan Ketua Komite Asosiasi dan Pengembangan Thierry Regenass.

Menurut Nugraha, hasil pertemuan dengan FIFA itu soal pelaksanaan kedua kongres PSSI tidak bisa lagi diubah.

Kongres 26 Maret untuk pembentukan Komite Banding dan Komite Pemilihan dan Kongres Pemilihan sebelum 30 April 2011 dan soal LPI. Komite Pemilihan dan Komite Banding sesuai dengan "Electoral Code".

"Kami akan menjalankan hal itu sesuai arahan FIFA," kata Nugraha Besoes.

Disinggung kabar bahwa FIFA merekomendasikan Nurdin untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai ketua umum PSSI mendatang, Nugraha enggan berkomentar.

Dia mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pembicaraan Dubes Djoko Susilo maupun Ketua KON/KOI, Rita Subowo, dengan Presiden FIFA Sepp Blatter.

"Ini bukan masalah percaya atau tidak percaya. Namun kami tidak berada di sana, jadi kami sulit untuk mengomentarinya," katanya.

Menurut dia, FIFA selalu mengeluarkan rekomendasi setelah melakukan rapat Exco dan tidak pernah ada pendapat pribadi yang dikeluarkan oleh FIFA.

Sebelumnya, Djoko dan Rita mengaku telah bertemu secara bergantian dengan Presiden FIFA, Sepp Blatter. Keduanya bertemu di Zurich, Swiss, Selasa siang, 8 Maret 2011 waktu setempat atau Rabu dini hari, 9 Maret 2011 WIB.

Djoko mengatakan bahwa Blatter memutuskan agar Nurdin tidak mengikuti pemilihan ketua umum pada Kongres PSSI nanti. Pasalnya, Nurdin dianggap telah melanggar Statuta FIFA terkait persyaratan keanggotaan Komite Eksekutif PSSI.

Pada statuta FIFA disebutkan bahwa anggota Komite Eksekutif tidak boleh pernah dinyatakan bersalah dalam sebuah kasus kriminal.

Menurut Rita, FIFA telah merekomendasikan untuk menolak pencalonan empat calon ketua umum yang telah dianulir oleh Komite Banding. Mereka adalah Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro.(*)

(T.T009/I007)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011