IHSG diproyeksikan naik seiring tenangnya pasar hadapi Omicron

IHSG diproyeksikan naik seiring tenangnya pasar hadapi Omicron

Ilustrasi - Pekerja mengambil gambar pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Kami memperkirakan IHSG dapat menguat hari ini, seiring dengan adanya sentimen positif dari pergerakan bursa global serta sentimen positif domestik dari kenaikan IKK
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, diproyeksikan naik seiring semakin tenangnya pasar menghadapi varian Omicron.

IHSG pagi ini dibuka menguat 15,82 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.619,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,38 poin atau 0,36 persen ke posisi 948,97.

"Kami memperkirakan IHSG dapat menguat hari ini, seiring dengan adanya sentimen positif dari pergerakan bursa global serta sentimen positif domestik dari kenaikan IKK," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan survei Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada November 2021 mencapai 118,5, yang merupakan angka IKK tertinggi sejak Januari 2020, dan lebih tinggi dibandingkan IKK Oktober sebesar 113,4.

Penguatan keyakinan konsumen pada November 2021 didorong oleh perbaikan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, terutama persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini.

Peningkatan tersebut sejalan dengan terus membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat didorong meningkatnya mobilitas seiring berlanjutnya pelonggaran pembatasan mobilitas.

Dari eksternal, bursa saham AS semalam ditutup menguat seiring dengan semakin yakinnya investor bahwa dampak varian Omicron tidak akan separah yang diperkirakan.Hal itu didukung dari pernyataan Pfizer dan BioNTech yang menyebutkan tiga dosis vaksinnya efektif dalam melawan varian Omicron.

Dari pasar tenaga kerja, jumlah lowongan pekerjaan di AS naik 4,1 persen menjadi 11,03 juta pekerjaan pada Oktober.

Sementara itu, pasar komoditas terpantau bergerak beragam pada Rabu (8/12) kemarin. Harga minyak WTI naik ke level 72,7 dolar AS per barel.

Harga batubara naik ke level 158 dolar AS per ton, nikel menguat ke level 20.213 dolar AS per ton, timah menguat ke level 39.360 dolar AS per ton, CPO turun ke level 3.958 ringgit per ton, dan harga emas terpantau turun ke level 1.784 dolar ASper troy ons.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 40,64 poin atau 0,14 persen ke 28.819,98, indeks Hang Seng naik 254,38 poin atau 1,06 persen ke 24.251,25, dan Indeks Straits Times meningkat 12,42 atau 0,4 persen ke 3.142,19.

Baca juga: IHSG Kamis dibuka menguat 15,82 poin
Baca juga: IHSG diprediksi naik seiring meredanya kekhawatiran terhadap Omicron
Baca juga: IHSG diperkirakan menguat seiring meredanya kekhawatiran Omicron

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden Jokowi buka perdagangan saham 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar